Bencana Tanah Longsor di Gianyar

Gara-gara Tanah Labil Rumah di Gianyar Amblas & Renggut 4 Nyawa, Polisi: 4 Rumah Miring Rawan Amblas

Empat orang tewas dan seorang dalam kondisi kritis setelah rumah tersebut amblas ke sungai sedalam sekitar 10 meter itu.

Gara-gara Tanah Labil Rumah di Gianyar Amblas & Renggut 4 Nyawa, Polisi: 4 Rumah Miring Rawan Amblas
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Proses evakuasi korban tanah longsor di Banjar Sasih, Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali, Sabtu (8/12/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Diguyur hujan lebat disertai petir dan kilat, air Sungai Tiyis yang melewati Banjar Sasih, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, menjadi penuh dan mengalir deras, sehingga menggerus bangunan sebuah rumah di pinggirnya, Sabtu (8/12) pagi.

Empat orang tewas dan seorang dalam kondisi kritis setelah rumah tersebut amblas ke sungai sedalam sekitar 10 meter itu.

Kapolres Gianyar, AKBP Priyanto Priyo Hutomo, menjelaskan bahwa tanah di sekitar tempat kejadian labil, karena pada malam hari diguyur hujan lebat cukup lama.

Namun, yang menjadi perhatian polisi adalah rumah yang berada tepat di sempadan sungai.

"Sungai Tiyis ini cukup besar, pertemuan dari beberapa sungai yang ada di Gianyar yang kemudian menjulur ke laut, sehingga arusnya cukup besar," ujar AKBP Priyanto dalam keterangan pers, Sabtu (8/12) sore.

Oleh karena itu, kata Priyanto, pihaknya akan melihat bagaimana proses kepemilikan sertifikat ataupun proses pembangunan rumah tersebut, sehingga bisa berdiri tepat di atas sempadan sungai. 

"Mengapa di sempadan sungai yang berbahaya didirikan pemukiman? Kita akan coba lihat lebih jauh. Nanti rumah-rumah di situ yang juga dalam posisi berbahaya akan kita beri surat imbauan.

Yakni apakah teknisnya mereka mengosongkan area itu atau bagaimana, nanti kita bicarakan lagi. Ada empat rumah di sekitar situ yang pondasinya sudah miring," kata Priyanto dengan nada prihatin.

"Kami nanti minta kapolsek dan perbekel setempat agar warga yang tinggal di sempadan sungai itu bisa pindah ke tempat yang lebih aman.

Nanti dari Reskrim Polsek Sukawati melakukan pengamanan. Yang jelas, sepanjang sungai itu pasti sangat rawan yah," terang Priyanto.

Halaman
123
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved