Ini Senarai Seni di Bali Sepekan Kedepan; Ada Diskusi Sastra hingga Pemutaran Film

Tribun Bali merangkum tujuh agenda seni di Bali yang bisa Anda kunjungi selama sepekan ke depan (9/12/2018 sampai 15/12/2018)

Ini Senarai Seni di Bali Sepekan Kedepan; Ada Diskusi Sastra hingga Pemutaran Film
Tribun Bali/ Rizal Fanany
Ilustrasi pameran seni rupa. 

TRIBUN-BALI.COM - Bagi Anda yang memiliki ketertarikan terhadap seni dan budaya, menghadiri pameran, dialog seni, atau pementasan seni adalah hal yang ditunggu-tunggu.

Tribun Bali merangkum tujuh agenda seni di Bali yang bisa Anda kunjungi selama sepekan ke depan (9/12/2018 sampai 15/12/2018).

1. URBAN ART SYNCICATE
Agenda Urban Art Syncicate berlangsung Minggu, 9 Desember 2018 mulai pukul 09.00 di ex-AlfaMart Sanglah, Jalan Diponegoro, Denpasar. Dalam acara ini akan tampil street music, mural, instalasi seni, tatoo art, teater, pembacaan puisi, video art, coffee art, senam, yoga, workshop plasticology, sablon cukil, natural color print, melukis kamben, dan batik. Kegiatan dilaksanakan sebagai ruang apresiasi komunitas seni dalam merespon ruang publik.

2. DIALOG SENI: MENATA [ID]ENTITAS
Sekolah Tinggi Desain Bali (STD) menggelar dialog seputar dunia desain bertajuk “Menata [ID]Entitas”. Dialog menghadirkan pembicara Eva Natasa (Eva Natasa Studio), Merlins (LagiLagi Bali), dan Hendra Astawan (Sand Grass Head). Mereka akan memperbincangkan seputar menggali potensi dan karakter seorang desainer, serta berbagi proses kreatif dalam membuat karya. Acara berlangsung Minggu, 9 Desember 2018 pukul 17.00 di Fountain Area Beachwalk Shopping Center, Kuta.

3. DIALOG SASTRA: KOTA REKAAN DAN NYATA DALAM KARYA SASTRA
Dialog sastra “Kota Rekaan dan Nyata dalam Karya Sastra” akan berlangsung Minggu, 9 Desember 2018 pukul 19.00 di Bentara Budaya Bali Jalan Prof IB Mantra No 88A, Ketewel, Gianyar. Diskusi memperbincangkan pertemuan para sastrawan dengan kota-kota yang dikunjungi, disinggahi atau dimukimi, yang terbukti mempengaruhi capaian karyanya.

Dialog akan merujuk buku cerpen karya Raudal Tanjung Banua berjudul “Kota-Kota Kecil yang Diangan dan Kujumpai” yang menelisik pengamatan mendalam kota-kota di tanah air tumbuh dengan cepat lewat proyek pemekaran era otonomi. Tampil selaku pembicara yakni Raudal Tanjung Banua dan Made Adnyana Ole.

4. MUSIC IN THE LIBRARY
Tiga musisi muda Indonesia: Tanksi Putra (Ubud), Nicolas Mora (Malang), dan Agung Yudha (Denpasar) akan berkolaborasi dalam agenda Music in The Library. Acara berlangsung pada Minggu, 9 Desember 2018 pukul 19.30 di Littletalks Ubud, Jalan Raya Campuan Ubud, Gianyar.

5. GELAR KREATIVITAS MAHASISWA FISIP
Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Warmadewa menggelar agenda GRAFIS (Gelar Kreativitas Mahasiswa FISIP). Acara berlangsung Jumat, 14 Desember 2018 pukul 16.00 di Lapangan Yayasan Pembangunan Sanur, Jalan Danau Buyan, Sanur Denpasar.

Agenda menghadirkan hiburan musik dan dance. Beberapa yang akan tampil: Joni Agung & Double T, KIS Band, Shankar, Psycho Machine, True Reason, Everlasthinx, Sweet Lemon.

6. SINEMA BENTARA: SEPILIH KISAH ANAK TAK BERIBU
Bentara Budaya Bali menggelar Sinema Bentara “Sepilih Kisah Anak Tak Beribu”. Acara berlangsung Jumat, 14 Desember dan Sabtu, 15 Desember 2018 pukul 18.00 di Jalan Prof IB Mantra No 88A, Ketewel, Gianyar.

Agenda ini menghadirkan sinema yang merujuk kisah anak-anak yang mengalami pahit getir kehidupan sedini masa mudanya; tidak memiliki ibu, saudara atau ayah oleh berbagai alasan. Film yang diputar antara lain: Tanah Surga…. Katanya (Indonesia, 2012, Sutradara: Herwin Novianto), Le Grand Homme (Prancis, 2013, Sutradara: Sarah Leonor), Babai (Jerman, 2015, Sutradara: Visar Morina), dan film pendek terpilih seleksi Andalas Film Festival.

7. PAMERAN SENI RUPA: CELEBRATION OF THE FUTURE|
Pameran “Celebration of The Future” menghadirkan karya seni rupa kontemporer dari 47 seniman Indonesia. Pembukaan pameran berlangsung Sabtu, 15 Desember 2018 pukul 19.00 di ABBC Building, Bali Collection ITDC Nusa Dua, Badung.

Dalam ekshibisi ini masing-masing seniman membawa pesan bagi generasi muda agar senantiasa membuat gebrakan, serta berkontribusi dalam merumuskan pemikiran baru bagi masyarakat global. (*)

Penulis: Ni Putu Diah paramitha ganeshwari
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved