Salsiah Tewas Dipatuk Ular Kobra, 10 Paranormal Datang Mengobati & Jenazahnya Disemayamkan di Teras

Warga tampak bebas melihat kondisi korban yang sudah terbaring kaku di teras rumah itu.

Salsiah Tewas Dipatuk Ular Kobra, 10 Paranormal Datang Mengobati & Jenazahnya Disemayamkan di Teras
banjarmasinpost.co.id/Jumadi
Salasiah warga Jalan Alternatif Yani km 9, Kompleks Arrahmah Kertak Hanyar Kabupaten Banjar digigit ular berbisa jenis kobra, Senin (10/12/2018) sekitar pukul 09.40 Wita. 

TRIBUN-BALI.COM - Beberapa orang pintar datang silih berganti untuk mengobati korban gigitan ular berbisa jenis kobra atas nama Salasiah (38).

Rumah korban Salasiah di Jalan A Yani km 9, Kompleks Arrahmah RT02, Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar.

Dia digigit ular pada Senin (10/12/2018) pagi.

Sementara itu warga yang merasa penasaran datang silih berganti.

Salah satunya H Ahmad, warga Basirih, Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin.

Abdullah, warga km 9 Kertak Hanyar juga merasa penasaran, sehingga dia datang untuk melihat kondisi korban digigit ular.

"Mulai tadi malam sampai Selasa (11/12/2018) siang, ada 10 pawang ular yang datang mengobati Salasiah," ungkap Lana, warga sekitar.

Di dalam tenda tempat jenazah Salasiah terbaring ada tulisan "Dilarang Memoto".

Apalagi jenazah Salasiah setelah dinyatakan meninggal dunia tidak disemayamkan di dalam rumah, melainkan diletakkan di teras rumah ternyata menjadi daya tarik warga untuk melihatnya.

Sementara itu, agar jenazah Salasiah tidak kehujanan dan kepanasan, warga memberinya tenda berukuran lumayan besar.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved