Bocah Tiga Tahun Diserang Anjing Rabies di Bangli, Digigit di Kepala, Begini Kondisinya

Bocah Tiga Tahun Diserang Anjing Rabies di Bangli, Digigit di Kepala, Begini Kondisinya

Bocah Tiga Tahun Diserang Anjing Rabies di Bangli, Digigit di Kepala, Begini Kondisinya
DOK PRIBADI
Ilustrasi Anjing Rabies 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Made Arya Putra, bocah tiga tahun asal Banjar Tangkas, Desa Susut, Kecamatan Susut ini enggan lepas dari pelukan sang ibu.

Di bagian kepala sebelah kanannya terdapat luka yang dikatakan sang ibu, merupakan bekas gigitan anjing liar pada Kamis (13/12/2018) kemarin.

Ibunya bernama Nengah Surniati mengungkapkan musibah nahas yang dialami anak keduanya ini terjadi sekitar pukul 11.00 wita.

Baca: Istri Gede Sukadana: Tiga Tahun Lalu ke Bali Buat Nikah, Sekarang LDR, Sangat Susah dan Berat

Kala itu, Made Arya tengah bermain dengan dua orang teman sebayanya di halaman rumah, sedangkan dirinya berada di dapur belakang rumah.

“Secara umur, anak saya paling kecil dibandingkan dua temannya. Mereka yang sedang asik bermain juga tidak sadar bahwa anjing yang datang bermaksud menyerang. Saat ia akan menyerang, kebetulan anak saya paling belakang,” ujarnya Jumat (14/12/2018).

Dari belakang rumah, lanjut Nengah Surniati, dirinya mendengar bahwa anaknya menangis.

Baca: BREAKING NEWS: Paul Sergio Resmi Masuk Skuat Bali United, Manajer Bhayangkara FC: Saya Tidak Rela

Sontak saja ia langsung keluar menemui anaknya dihalaman rumah, yang diakui sudah mengeluarkan darah dari bagian kepala.

“Saat itu anjingnya sudah tidak ada. Sempat saya pikir darah itu disebabkan karena ia terjatuh saat bermain, namun anak saya bilang digigit anjing hitam. Langsung saya bergegas ke RSUD Bangli. Saya juga katakan pada petugas disana jika saya belum sempat bersihkan lukanya,” beber Surniati.

Berdasarkan penuturan anaknya, anjing itu semula menggigit bagian belakang (pantat sebelah kanan) hingga menyebabkan anaknya terjatuh, dan kemudian digigit lagi pada bagian kepala. Surniati mengakui trauma dengan kejadian ini.

Pasalnya tidak hanya anak kedua, namun anak pertamanya juga pernah mengalami kejadian serupa pada tahun 2013 silam, yang saat itu masih menginjak usia 5 tahun.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved