Pemerintah Naikkan Tarif Cukai Minuman Beralkohol

Pemerintah memutuskan menaikkan cukai alkohol melalui Keputusan itu termuat di dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 158/PMK.010/2018

Pemerintah Naikkan Tarif Cukai Minuman Beralkohol
kompas.com
Ilustrasi minuman beralkohol 

TRIBUN-BALI.COM - Pemerintah memutuskan menaikkan cukai alkohol.

Keputusan itu termuat di dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 158/PMK.010/2018 tentang Tarif Cukai Etil Alkohol (EA), Minuman yang Mengandung Etil Alkohol (MMEA), dan Konsentrat yang Mengadung Etil Alkohol (KMEA).

Aturan baru soal tarif cukai alkohol itu diundangkan pada tanggal 13 Desember 2018, yang sebelumnya ditandatangani oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani pada 12 Desember 2018.

Pertama untuk Etil Alkohol (EA), tarif cukai per liter untuk produk dalam negeri dan impor Rp 20.000. Cukai ini berlaku untuk semua jenis etil alkohol dengan kadar berapapun.

Tarif ini masih sama dengan ketentuan serupa sebelumnya yakni di PMK Nomor 207/PMK.011/2013.

Kedua Minuman yang Mengandung Etil Alkohol (MMEA). Untuk kadar sampai 5 persen, tarif cukai minuman yang mengandung etil alkohol produksi dalam negeri dan impor Rp 15.000, naik dari 2013 yang sebesar Rp 13.000 per liter.

Selanjutnya untuk kadar lebih dari 5 persen sampai 20 persen, tarif produk dalam negeri Rp 33.000 dan impor Rp 44.000 per liter. Tarif ini sama dengan tahun 2013.

Sementara itu untuk minuman mengandung etil alkohol dengan kadar lebih 20 persen, tarif cukai produksi dalam negeri Rp 80.000 dan impor Rp 139.000 per liter. Tarif ini pun masih sama dengan 2013.

Ketiga Konsentrat yang Mengandung Etil Alkohol (KMEA). Untuk produksi dalam negeri dan impor tarifnya Rp 1.000 per gram. Pada 2013 lalu, tarifnya menggunakan hitungan per liter yakni Rp 100.000 per liter.

Khusus untuk MMEA, pemerintah memberi pengecualian.

Halaman
12
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved