Tiba-tiba Kerangka Atap Baja Plafon Bale Budaya Badung Ambruk, 4 Buruh Dilarikan Ke RS Mangusada

Empat Buruh yang mengerjakan pembangunan Balai Budaya di lingkungan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung,

Tiba-tiba Kerangka Atap Baja Plafon Bale Budaya Badung Ambruk, 4 Buruh Dilarikan Ke RS Mangusada
Istimewa
Buruh bangunan tertimpa konstruksi baja plafon di Lokasi pembangunan Balai budaya di Puspem Badung. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Empat Buruh yang mengerjakan pembangunan Balai Budaya di lingkungan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (12/12) lalu harus dilarikan ke rumah sakit Umum Mangusada.

Pasalnya usai memasang baja penyangga kerangka atap gedung, tiba-tiba baja atap tersebut ambruk seluruhnya dan menimpa kabin alat berat mobil crane.

Selain itu tiga buruh dan satu orang  operatornya yang sedang memasang baja ikut menjadi korban.

Informasi yang berhasil dihimpun, bahwa pemasangan baja tersebut sudah dilakukan pada Minggu, 9 Desember 2018 lalu.

Pemasangan pertama pun berjalan normal, saat meklanjutkan pemasangan yang sebelumnya, baja itu malah ambruk semuanya hingga membuat empat buruh ini mengalami luka-luka.

Keempat buruh  tersebut yakni Jainuri (26), Subeki (34), Anduk Azan (39) dan Arfin (29) langsung dilarikan ke RSUD Mangusada.

Keempat buruh mengalami luka yang berbeda-beda. Subeki yang beralamat Jombang, Jawa Timur ini diijinkan pulang karena mengalami lecet pada bawah lutut kaki kanan dan dada merasa sesak. 

Begitu juga Arfin yang merupakan operator alat berat itu sempat mengalami pingsan di tempat kejadian.

Sedangkan dua rekannya Jainuri dan Abdul Hasan mengalami luka yang cukup serius.

Jainuri, yang berasal dari  Sidoarjo, Jawa Timur ini mengalami patah tulang kaki, sehingga harus dirawat inap di RSUD Mangusada.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved