Jam Tangan Awi’S Unik Berbahan Dasar Bambu

Salah satu produk IBC yang menarik perhatian yakni jam tangan Awi’S, jam tangan unik yang berbahan dasar utama bambu

Jam Tangan Awi’S Unik Berbahan Dasar Bambu
Tribun Bali/Karsiani Putri
Ketua IBC, Adang Muhidin menunjukkan jam tangan Awi’S pada Minggu (16/12/2018) dalam acara SETC Expo 2018 di Gong Perdamaian Kertalangu, Denpasar, Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kini ada lagi produk karya anak negeri yang patut diapresiasi karena telah melahirkan produk unik berbahan dasar bambu.

Indonesia Bambu Community (IBC) merupakan komunitas yang terdiri dari anak-anak muda kreatif yang memanfaatkan bambu sebagai bahan utama dalam pembuatan produknya.

Salah satu produk IBC yang menarik perhatian yakni jam tangan Awi’S, jam tangan unik yang berbahan dasar utama bambu.

Ditemui dalam acara SETC Expo 2018, Ketua IBC, Adang Muhidin menyebutkan bahwa pihaknya menginginkan agar bambu dapat naik kelas dan dikenal dunia.

Di-launching pada tanggal 1 November 2017, jam tangan Awi’S telah memiliki banyak penggemar terutama di kalangan pejabat.

Jam tangan Awi’S.
Jam tangan Awi’S. (Tribun Bali/Karsiani Putri)

“Harga jam tangan ini kami jual mulai dari Rp 400 ribu sampai Rp 2,5 juta,” ucap Adang pada Minggu (16/12/2018), di Gong Perdamaian Kertalangu, Denpasar, Bali.

Penggemar jam tangan ini telah sampai Asia seperti Filipina dan Jepang, dimana menurut Adang setiap bulan pihaknya biasa memproduksi sekitar 100 pieces.

Tidak hanya jam tangan Awi’S yang telah dikenal di lingkungan masyarakat, berbagai produk inovatif lainnya yang berbahan dasar bambu juga telah banyak dihasilkan IBC.

Misalnya biola, gitar, drum, t-shirt dengan serat bambu pun telah sering dipamerkan dalam berbagai acara yang diikuti IBC.

Adang berharap produk-produk hasil karya anak negeri ini bisa semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia dan bisa dimanfaatkan dengan baik.

Adang mengaku akan selalu berinovasi dalam menghasilkan berbagai produk berbahan utama bambu agar bambu semakin dikenal dunia. (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved