De Tu Bonyok Diamuk Massa di Buleleng, Kepergok Saat 'Beraksi' di Rumah Kerabatnya

De Tu Bonyok Diamuk Massa di Buleleng, Kepergok Saat 'Beraksi' di Rumah Kerabatnya

De Tu Bonyok Diamuk Massa di Buleleng, Kepergok Saat 'Beraksi' di Rumah Kerabatnya
DOK POLSEK SUKASADA
Pelaku Dewa Putu Astawan alias Dek Tu tampak babak belur usai dihajar warga, Senin (17/12). Ia terbukti melakukan tindakan pencurian di wilayah Banjar Dinas Witajati, Desa Selat, Kecamatan Sukasada. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Dewa Putu Astawan babak belur dihajar massa, Senin (17/12/2018) dinihari.

Pria asal Banjar Dinas Abasan, Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Buleleng ini terbukti melakukan tindakan pencurian emas dan cengkih.

Lokasi pencurian di wilayah Banjar Dinas Witajati, Desa Selat, Kecamatan Sukasada.

Baca: Jelang Pemakaman, Muncul Suara Aneh dari Dalam Peti Jenazah, Tanda Tanya Muncul Setelah Peti Dibuka

Tak hanya menderita luka lebam dibagian wajah, motor Honda Vario DK 7115 VQ milik pelaku juga menjadi sasaran amarah warga.

Motornya hancur tak berbentuk.

Betapa tidak, pelaku yang akrab disapa De Tu ini telah dua kali melakukan tindakan pencurian.

Baca: Polantas Tewas Saat Mengawal Iring-iringan Mobil Mewah, Helm Pecah di TKP

Dimana, aksi pertama ia lakukan pada Sabtu (15/12/2018) sekitar pukul 12.00 wita di kediaman milik Ketut Rena (53) yang tidak lain adalah kerabatnya sendiri.

Dalam aksi itu, pelaku Dek Tu berhasil membawa kabur satu buah kalung emas seberat 10 gram, satu buah cincin emas dengan berat dua gram, serta bunga cengkih seberat 15 kilogram.

Dengan total kerugian sebesar Rp 7,2 juta.

Baca: Demi Hamil, Diam-diam Kartika Putri Lakukan ini Pada Habib Usman bin Yahya Saat Sedang Terlelap

"Saat itu kondisi rumah dalam keadaan sepi. Korban pergi untuk mengikuti paruman di desa. Kunci rumah ia letakkan di belakang kalender. Pelaku rupanya mengetahui hal tersebut sehingga dengan mudah masuk ke dalam rumah korban," tutur Kapolsek Sukasada, Kompol Nyoman Landung.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved