Dua Kasus Besar di Bali Belum Terungkap, Ini Jawaban Kapolresta Denpasar

Kasus Pembobolan ATM dan Penganiayaan Anggota Brimob Belum Terungkap, Ini Jawaban Kapolresta Denpasar

Dua Kasus Besar di Bali Belum Terungkap, Ini Jawaban Kapolresta Denpasar
Istimewa/Polresta Denpasar
Kapolresta Denpasar, AKBP Ruddi Setiawan. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polresta Denpasar akan terus lakukan penyelidikan terkait kasus pembobolan ATM dan penganiayaan anggota Brimob di Ayana.

Hal itu diungkapkan Kapolresta Denpasar, AKBP Ruddi Setiawan saat mengadakan Press Conference tahun 2018 yang bertempat di depan Monumen Bajra Sandhi, Renon, Denpasar pada Selasa (18/12/2018).

"Kami masih melakukan penyelidikan terkait kasus pembobolan ATM dan penganiayaan anggota Brimob di Ayana," ujarnya.

Namun ia juga berharap, pertemuan yang sudah diadakan beberapa hari lalu dengan jajarannya dan Polda Bali.

Diharapkan bisa mengungkap dan menyelesaikan kasus ini bersama-sama.

"Bapak Kapolda Bali juga meminta untuk menyelesaikan kasus itu, sampai sekarang beliau ingin kasus itu segera terungkap," jelasnya.

Namun disisi lain, ia masih mencari kasus tersebut dengan adanya laporan dari saksi-saksi dan melihat rekaman dari CCTV untuk penyeledikan lebih lanjut.

"Kalau setiap rumah, kantor, toko punya cctv pasti dengan mudah kita ungkap kasus ini," jelas AKBP Ruddi Setiawan.

"Namun CCTV yang digunakan tidak ditaruh di restoran atau dalam ruangan saja, tapi diarahkan ke jalan juga dan bisa terhubung dengan command center Pemda Badung, atau di Polda Bali itu luar biasa. Itu pengungkapan sangat mudah, kalau kita sudah tau ciri-ciri pelakunya," tambahnya.

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved