Suami Habisi Istrinya, Jasad Dimasukkan ke Frezzer Selama 105 Hari, Lalu Kencan Bareng Wanita Lain

Suami Habisi Istrinya, Jasad Dimasukkan ke Frezzer Selama 105 Hari, Lalu Kencan Bareng Wanita Lain

Suami Habisi Istrinya, Jasad Dimasukkan ke Frezzer Selama 105 Hari, Lalu Kencan Bareng Wanita Lain
Shanghai.ist
Zhu Xiaodong dan istrinya. 

TRIBUN-BALI.COM- Seorang pria bernama Zhu Xiaodong (30) dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Tingkat Menengah Nomor 2 di Shanghaipada Agustus 2018 lalu.

Keputusan jaksa tersebut tidak bisa diganti meski tim pembelanya meminta agar hukuman tersebut dikurangi karena ia telah menunjukkan penyesalan karena telah membunuh istrinya bernama Lipin (30).

Namun, jaksa menolak dan mengatakan bahwa hukuman mati tersebut harus dipertahankan, mencatat sifat kejahatan Zhu sangat keji.

Baca: Demi Hamil, Diam-diam Kartika Putri Lakukan ini Pada Habib Usman bin Yahya Saat Sedang Terlelap

Dikutip Tribun-Video.com dari Shanghai.ist, Zhu membunuh istrinya dan memasukkannya ke dalam lemari es.

Keputusan hakim bulat, terlebih ia sangat bersikap santai usai membunuh istrinya sendiri, dirinya justru bersenang-senang untuk pergi minum bersama teman wanitanya.

Baca: Bahas Soal Mantan, Luna Maya Keceplosan Ngomong: Aku Sempat Main Bareng

Zhu bahkan memakai uang milik korban demi kesenangannya pribadi.

Kejadian tersebut awalnya terjadi pada 18 Oktober 2016 silam, Zhu mencekik Lipin hingga tewas.

Baca: Wanita 23 Tahun Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk di Sekujur Tubuh, Pelaku Kabur Tanpa Busana

Pelaku lantas membungkus istrinya dan menyembunyikan mayat tersebut di dalam lemari es.

Mayat tersebut disimpan sekira 105 hari atau selama 3 bulan, selama waktu tersebut dirinya melakukan berbagai tindakan agar tidak ada yang curiga bahwa istrinya telah mati.

Baca: Seorang Pria Tewas di Hadapan Janda di Dalam Mobil, Sang Janda Ngaku Hanya Bercerita Selama 20 Menit

Dirinya mengambil ponsel istrinya dan membuat sandiwara dengan membalas pesan dari teman-teman dan orang tua Lipin agar terlihat dirinya memang masih hidup.

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved