Ini Bukti Kunjungan Wisatawan China Berpengaruh Besar Pada Pendapatan, Terlebih untuk Prewedding

Kepala UPT Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Bajra Sandhi, Made Benny mengatakan, sejak Januari hingga November 2018 ini, angka kunjungan mencapai angka

Ini Bukti Kunjungan Wisatawan China Berpengaruh Besar Pada Pendapatan, Terlebih untuk Prewedding
TRIBUN BALI/PUTU SUPARTIKA
Sepasang wisatawan tengah mengabadikan momen kebersamaan untuk untuk Prewedding di Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Bajra Sandhi, Rabu (19/12/2018). 

Ini Bukti Kunjungan Wisatawan China Berpengaruh Besar Pada Pendapatan, Terlebih untuk Prewedding

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala UPT Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Bajra Sandhi, Made Benny mengatakan, sejak Januari hingga November 2018 ini, angka kunjungan mencapai angka 143.759 orang.

Berdasarkan data, kunjungan wisatawan mancanegara untuk dewasa 41.681 orang sedangkan, anak-anak 2.481 orang.

Sedangkan kunjungan wisatawan domestik dewasa sebanyak 21.198 orang, dan anak-anak 1.653 orang.

Untuk mahasiswa 4.189 , pelajar 72.556 pengunjung.

Baca: Liburan Sekolah, Monumen Bajra Sandhi Renon Dipadati Pelajar

Baca: Meski Populer, Monumen Bajra Sandhi Nyaris Sepi Kunjungan Wisatawan Mancanegara

"Kunjungan tertinggi terjadi bulan April sebanyak 26.165 dan terendah bulan Agustus sebanyak 8.538 orang," imbuh Benny.

Benny menambahkan, kunjungan wisatawan mancanegara yang paling banyak datang dari China, kedua disusul India.

Akan tetapi ia menuturkan bahwa saat ini kunjungan wisatawan China sedang lesu yang kemungkinan dikarenakan isu Bali dijual murah ke wisatawan Tiongkok atau China.

"China itu menurun drastis bulan-bulan ini. Ada memang tapi berkurang," paparnya.

Cina dan India lebih banyak berkunjung dikarenakan rasa penasaran mereka akan isi di dalam monumen.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved