Ni Putu Nia Apriani Rintis Usaha Selendang Lukis, Ide Berawal dari Tugas Kampus

Kesibukan sebagai mahasiswi seni rupa tak menghalangi Ni Putu Nia Apriani untuk mulai merintis usaha

Ni Putu Nia Apriani Rintis Usaha Selendang Lukis, Ide Berawal dari Tugas Kampus
Istimewa
Ni Putu Nia Apriani 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kesibukan sebagai mahasiswi seni rupa tak menghalangi Ni Putu Nia Apriani untuk mulai merintis usaha.

Dengan kreativitasnya, Apri membuat produk selendang lukis.

Sesuai namanya, selendang lukis adalah selembar selendang yang ia beri motif tambahan dengan melukis manual.

Motif andalan Apri tema natural dengan gaya tradisional Bali.

Ide ini bermula dari tugas mata kuliah Kewirausahaan yang Apri dapatkan saat duduk di semester 4.

Ketika itu dosennya memberikan tugas membuat suatu produk yang bernilai guna, namun tetap mengandung unsur seni.

“Ide awal saya sebenarnya bukan selendang lukis, namun gantungan kunci dan benda kreasi dari tempurung kelapa. Sayangnya dua ide itu ditolak dosen. Akhirnya saya menemukan gagasan untuk membuat selendang lukis,” tutur mahasiswi semester 7 Jurusan Seni Lukis Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar ini.

Selendang dipilihnya sebab sering digunakan oleh masyarakat Bali.

Dari segi fashion pun, adanya lukisan handmade pada selendang juga bisa menambah nilai modisnya.

Apri mengatakan, untuk mengerjakan satu selendang lukis diperlukan waktu yang cukup lama.

Halaman
123
Penulis: Ni Putu Diah paramitha ganeshwari
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved