Banjir Bandang di Jembrana

Usai Diterjang Banjir Bandang Jembatan Bilukpoh Kini Bisa Dilewati, BPBD Bali Sebut 4 Mobil Hanyut

Belabar Ageng atau banjir bandang mengakibatkan jembatan penghubung Desa Penyaringan dengan Lingkungan Bilukpoh, Kelurahan Tegalcangkring,Jembrana

Usai Diterjang Banjir Bandang Jembatan Bilukpoh Kini Bisa Dilewati, BPBD Bali Sebut 4 Mobil Hanyut
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Kondisi jembatan penghubung Desa Penyaringan dengan Lingkungan Bilukpoh, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Minggu (23/12/2018) sudah dapat dilewati pengendara kendaraan roda dua dengan sistem buka tutup. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Belabar Ageng atau banjir bandang mengakibatkan jembatan penghubung Desa Penyaringan dengan Lingkungan Bilukpoh, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, lumpuh total sejak Sabtu (22/12/2018) malam sekitar pukul 23.30 Wita.

Antrean panjang pun terjadi hingga Minggu (23/12) pagi.

Selain itu, banjir bandang ini juga memporak-porandakan areal perkebunan, rumah warga di kawasan lingkungan Bilukpoh Kangin.

Baca: Tabrakan Beruntun di By Pass Ida Bagus Mantra Sebabkan Lalu Lintas Krodit, Begini Kronologinya

Baca: 3 Mobil Kecelakaan di Jalan By Pass Ida Bagus Mantra Pagi Ini, Bagian Depan Truk Rusak Parah

Berdasarkan pengamatan langsung di lokasi, evakuasi pun dilakukan petugas dari BPBD, Polisi, TNI, dan warga sejak air mulai surut.

Hingga akhirnya arus Lalulintas di jalan Raya Denpasar-Gilimanuk tepatnya di wilayah Desa Penyaringan-Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo yang sempat tak dilewati sudah mulai dibuka sejak beberapa jam yang lalu.

Hanya saja, lalulintas dilakukan secara buka tutup khusus untuk kendaraan roda dua.

Hingga berita ini ditulis, kondisi di TKP masih menunjukan kepadatan yang tinggi. Mengingat proses evakuasi masih terus dilakukan. 

Sementara mengutip dari rilis BPBD Provinsi Bali menyebutkan hujan lebat yang mengguyur sebagian besar Bali pada Sabtu (23/12) pukul 23.00 Wita telah mengakibatkan kerusakan infrastruktur di berbagai tempat.

Laporan terkini yang masuk ke pusat data dan informasi pusdalops BPBD Prov. Bali, bahwa di Jembrana telah terjadi banjir bandang yang menghatam jembatan Desa Bilukpoh , Kecamatan Mendoyo yang merupakan jalur utama Denpasar- Gilimanuk

Sampai laporan ini ditulis, Tim TRC BPBD Jembrana sedang berada di lapangan melakukan evakuasi dan pembersihan terhadap puing-puing yang dibawa arus banjir bandang yang menutupi jembatan sehingga menghalangi lalu lintas kendaraan.

Data sementara tercatat 4 buah mobil terseret arus, 80 hektar sawah rusak, 62 rumah , 89 KK kendaraan roda dua dan hewan masih dalam pendataan serta nihil korban jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Kab. Jembrana  I Ketut Eko Susila Artha Permana menyatakan bahwa kendaraan roda empat dan roda dua sudah melewati jembatan,dan tetap siaga.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved