Banjar Bandang di Jembrana

Ratusan Anggota TNI Keluarkan Lumpur dari Rumah Warga Terdampak Banjir Bandang Biluk Poh Jembrana

Dampak banjir bandang di Biluk Poh Jembrana menyebabkan lumpur hingga setebal 70 sentimeter memasuki sebagian rumah warga

Ratusan Anggota TNI Keluarkan Lumpur dari Rumah Warga Terdampak Banjir Bandang Biluk Poh Jembrana
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Anggota TNi melakukan pembersihan lumpur di rumah warga, Senin (24/12/2018). Lumpur setebal 70 cm masuk rumah warga yang terdampak banjir bandang di Biluk Poh Jembrana Sabtu (22/12/2018) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Banjir bandang di Biluk Poh Jembrana, Sabtu (22/12/2018) malam membawa sampah kayu, ranting kayu dan lumpur.

Air bah itu membuat puluhan rumah warga terendam banjir.

Dampaknya lumpur hingga setebal 70 sentimeter memasuki sebagian rumah warga.

Salah satu rumah warga yang terkena dampak lumpur berada di kiri Jembatan Biluk Poh, dari arah Gilimanuk menuju Denpasar.

Rumah warga itu dipenuhi lumpur.

Rumah itu pun kosong melompong.

Kaca-kaca rumah sudah pecah berhamburan.

Pantauan Tribun Bali, 7 orang anggota TNI sedang melakukan pencangkulan atau pembersihan lumpur.

Di bawah hujan yang begitu deras, para anggota TNI tidak henti mengeduk lumpur dari rumah warga kemudian membuangnya ke halaman luar.

Salah seorang anggota TNI menuturkan bahwa sudah melakukan pengedukan ini selama beberapa jam.

Dan ini masih akan terus dilakukan hingga pembersihan di dalam rumah warga.

"Ya ini lumpurnya tebal. Jadi dikeluarkan. Hati-hati, Mas, jangan lewat situ (tumpukan lumpur). Dalam sekali lumpurnya," ucap anggota TNI mewanti-wanti wartawan.

Komandan Kompi Markas Batalyon Infantri 741/Garuda Nusantara, Arman Adi Wibowo mengatakan ada 100 anggota yang diterjunkan untuk memberikan bantuan kepada warga.

Saat ini kondisi memang sedang dalam tahap pemulihan setelah banjir bandang terjadi Sabtu (22/12/2018) malam kemarin.

"Kami masih melakukan bantuan ke rumah-rumah warga, meski hujan terus turun. Dari kodim ada 30 personel, dari kami sendiri (Yonif Mekanis 741/GN) 70 personel," ucapnya.(*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved