Lembongan dan Ceningan Jadi Target Peredaran Narkoba

BNNK Klungkung tahun 2019 mendatang akan memfokuskan penanganan peredaran narkoba di Kecamatan Nusa Penida

Lembongan dan Ceningan Jadi Target Peredaran Narkoba
Istimewa
NARKOBA - Kepala BNNK Klungkung, AKBP Dewa Made Alit Artha (kanan) didampingi Kasi Penindakan BNNK Klungkung, AKP Wiastu Andre ditemui di Kantor BNNK Klungkung, Senin (24/12/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - BNNK Klungkung tahun 2019 mendatang akan memfokuskan penanganan peredaran narkoba di Kecamatan Nusa Penida.

Perkembangan industri pariwisata di Nusa Penida, khususnya di Pulau Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan menjadi target peredaran narkoba.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Klungkung, AKBP Dewa Made Alit Artha menjelaskan, industri pariwisata di Nusa Penida semakin berkembang dalam kurun waktu tiga tahun terkahir.

Hal ini membuat perekonomian di Nusa Penida semakin bedenyut.

Ini diprediksi menjadi lahan bagi para bandar untuk mengedarkan narkoba di wilayah kepulauan tersebut.

"Sindikat narkoba itu mencari tempat yang denyut ekonominya bagus, dan sulit dilacak. Terdesak di Denpasar, mereka keluar dan mencari lokasi baru seperti Nusa Penida,” ujar Dewa Made Alit, Senin (24/12/2018).

Terlebih, wilayah Nusa Penida yang merupakan daerah kepulauan membuat lebih sulit diawasi.

Sehingga ke depannya pihaknya akan memfokuskan pengawasan ke wilayah tersebut.

Kasi Penindakan BNNK Klungkung, AKP Wiastu Andre menambahkan, BNNK Klungkung juga akan melakukan pemetaan lebih lanjut untuk mengetahui indikator kerawanan peredaran narkoba di Nusa Penida.

“Apakah di sana ada bandar, pengedar atau hanya pengguna. Apakah ada tempat-tempat hiburan sehingga mengundang masuknya narkoba. Itu semua akan kami petakan," ujar mantan Kasatnarkoba Polres Klungkung tersebut.

Berdasarkan data BNNK Klungkung, pada tahun 2017, jumlah penyalahgunaan narkoba 15 orang dan telah dilakukan tindakan hukum sebanyak 15 kasus oleh Sat Narkoba Polres Klungkung.

Sementara di tahun 2018, ada sebanyak 17 orang penyalahguna narkotika di Klungkung.

8 orang telah menjalani rehabilitasi medis. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved