Periode 20-25 Desember 2018, Pergerakan Pesawat di Bandara Ngurah Rai Capai 2.753 Penerbangan

20-25 Desember 2018, tercatat total pergerakan pesawat dari dan meninggalkan Bandara I Gusti Ngurah Rai mencapai 2.753 penerbangan

Periode 20-25 Desember 2018, Pergerakan Pesawat di Bandara Ngurah Rai Capai 2.753 Penerbangan
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Lalu lintas penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Dari data rekapitulasi Posko Terpadu Monitoring Angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, 20 - 25 Desember 2018, tercatat total pergerakan pesawat dari dan meninggalkan Bandara I Gusti Ngurah Rai mencapai 2.753 penerbangan.

Atau tumbuh naik sebesar 12,78 persen dibandingkan tahun 2017 yang hanya di 2,441.

Sejalan dengan terjadinya kenaikan pergerakan penumpang periode yang sama tercatat 416.296 penumpang tiba dan meninggalkan Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Atau terjadi kenaikan sebesar 26,94 persen pada tahun 2018 ini dibandingkan tahun lalu di angka 327.936 penumpang.

Pada hari H Natal 2018, 25 Desember 2018 kemarin, tercatat pergerakan penumpang datang dan meninggalkan Bali mencapai 64.723 penumpang, naik 23,47 persen dibanding tahun 2017 hanya 52.422 penumpang.

Sementara pergerakan pesawat pada hari H Natal tercatat 440 penerbangan, naik 10 persen dibanding tahun sebelumnya hanya 400.

Pihak Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah berkoordinasi dengan pihak airline dan ground handling, agar dapat memperhatikan waktu pelayanannya jika terjadi lonjakan jumlah penumpang  dan peningkatan traffic penerbangan.

"Kami juga akan memperhatikan kesiapan alat produksi seperti landasan, apron, alat navigasi penerbangan, kendaraan Airport Rescue and Fire Fighting dan juga genset,” jelas Communication and Legal Section Head Angkasa Pura I Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim.

Selain menjaga keamanan di area Bandara, pihaknya juga berkoordinasi dengan kepolisian terkait kelancaran arus lalu lintas sepanjang perjalanan dari dan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.

Selama Posko Nataru berlangsung, turut disediakan pula layanan kesehatan untuk para penumpang dan mobil ambulans yang selalu siaga selama 24 jam di area Terminal Kedatangan Domestik.

Layanan kesehatan tersebut untuk mengantisipasi jika terdapat pengguna jasa Bandara yang memerlukan bantuan kesehatan yang bersifat mendesak.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved