Peresmian Asrama Baru Polres Bangli, Kapolda Ingatkan Asrama Tidak Diperjual Belikan

Dibangung sejak tujuh bulan lalu, Kamis (27/12/2018), asrama Polres Badung diresmikan Kapolda Bali, Irjen (pol) Petrus Reinhard Golose.

Peresmian Asrama Baru Polres Bangli, Kapolda Ingatkan Asrama Tidak Diperjual Belikan
TRIBUN BALI/MUHAMMAD FREDEY MERCURY
Sejumlah pejabat polda bali usai melakukan acara syukuran asrama polres Bangli, Kamis (27/12/2018). Peresmian Asrama Baru Polres Bangli, Kapolda Ingatkan Asrama Tidak Diperjual Belikan 

Peresmian Asrama Baru Polres Bangli, Kapolda Ingatkan Asrama Tidak Diperjual Belikan

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Dibangung sejak tujuh bulan lalu, Kamis (27/12/2018), asrama Polres Badung diresmikan Kapolda Bali, Irjen (pol) Petrus Reinhard Golose.

Peresmian tersebut dihadiri sejumlah pejabat setempat.

Pada kesepatan itu, kapolda berpesan agar anggota polri yang menempati asrama untuk merawatnya dan tidak memperjual belikan pada penghuni selanjutnya.

Baca: Lucunya Bayi 2,5 Tahun Dastan Samanata, Ada yang Berminat untuk Mengadopsi?

Baca: Ingin Ganti Status di 2019, Arif Malah Dijebloskan ke Penjara, Ini Kronologinya

Baca: Api Membesar Membuat Ayu Hartati Panik, Rumah Mangku Parka Tinggal Dinding yang Menghitam

“Pesan saya untuk anggota polri yang menempati asrama ini untuk merawatnya. Tidak boleh diperjual belikan kepada penghuni selanjutnya," ungkap Kapolda Bali Kamis (27/12/2018).

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, ditemui usai acara mengatakan, tujuan utama dibangunannya asrama untuk mensejahterakan seluruh anggota.

“Bangunan asrama itu dibangun sekitar tahun 1968. Jadi saat ini usia bangunan sudah mencapai 50 tahunan,” ujarnya.

Baca: Update Status Gunung Anak Krakatau, Sebut Berpotensi Tsunami, Ini Imbauan untuk Masyarakat

Baca: BPBD Badung Pastikan 5 Serine Tsunami Berfungsi Baik, Minta Warga Tetap Waspada

Baca: Upaya-upaya Produk UKM Bisa Naik Kelas, Tak Hanya Hiasi Peken, tapi Export

Pembangunan asrama baru membutuhkan waktu selama 210 hari yang dimulai pada bulan April dan berakhir pada 29 November.

Pembangunan tersebut menghabiskan anggaran mencapai Rp. 16,9 miliar.

Asrama tersebut, lanjutnya, bisa dihuni 48 kepala keluarga (KK) dengan masing-masing kamar bertipe 36.

Pada lantai 1 hanya diperuntukkan pejabat utama Polres Bangli, seperti kabag ops, kabag ren, kasat dan sebagainya sehingga jumlah kamar terbatas.

Baca: Tangan Johar Lin Eng Diborgol Polisi, Sang Pengacara Bantah Kliennya Ditangkap, Ini Faktanya

Baca: Ini Sosok Johar Lin Eng yang Baru Diciduk Polisi di Bandara, Argo: Tersangka Mafia Pengaturan Skor

Sedangkan pada lantai dua dan serterusnya berisi 14 hingga 16 kamar untuk para anggota.

“Masing-masing kamar sudah dilengkapi dengan ruang tamu, dapur, kamar mandi, jadi semacam apartment."

"Di samping itu, masing-masing kamar juga sudah diisi almari, kitchen set serta perlengkapan lain seperti meja dan kursi,” ucapnya. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved