Target Transaksi Denfest 2018 Capai Rp 5,6 Miliar

Denfest 2018 targetkan 50.000 ribu lebih kunjungam selama pelaksanaannya hingga 31 Desember 2018

Target Transaksi Denfest 2018 Capai Rp 5,6 Miliar
Tribun Bali/I Putu Supartika
Persiapan Denfest di kawasan Catur Muka Denpasar, Kamis (27/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Denpasar Festival (Denfest) ke-XI tahun 2018 akan dibuka esok, Jumat (28/12/2018) pulul 17.00 Wita.

Denfest ini mengambil lokasi di kawasan Catur Muka Denpasar yaitu Jalan Gajah Mada Timur, Jalan Veteran, dan Lapangan Puputan Badung.

Event ini akan berlangsung selama empat hari hingga tanggal 31 Desember 2018.

Sekretaris Panitia Denfest 2018, Made Saryawan mengatakan pada pelaksanaan Denfest 2018 ini target kunjungan lebih dari 50 ribu pengunjung.

"Kami targetnya 50 ribu lebih pengunjung tahun ini. Karena setiap hari rata-rata lebih dari 10 ribu pengunjung," kata Saryawan ketika diwawancarai di lokasi event, Kamis (27/12/2018) siang.

Ia berharap kunjungan asing meningkat dari tahun sebelumnya dikarenakan saat ini telah dilakukan promosi oleh Dinas Pariwisata Kota Denpasar.

Dalam promosi tersebut pihak hotel diharapkan mengarahkan tamunya untuk berkunjung ke Denfest.

Untuk anggaran pelaksanaan Denfest sendiri pihaknya mengatakan dikeluarkan oleh masing-masing OPD.

Pelaksanaan Inagurasi anggarannya disiapkan oleh Dinas Pariwisata, Pameran dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kuliner dari Perkonomian, Promosi dari Diskominfo, serta untuk Melepas Matahari 2018 dari Dinas Kebudayaan.

Selain itu, untuk target transaksi pada pelaksanaan Denfest 2018 kali ini sebesar Rp 5,6 miliar dari seluruh item yang ada.

"Tahun kemarin nilai transaksinya Rp 5,1 miliar dan untuk tahun ini kami targetkan Rp 5,6 miliar," katanya.

Sementara itu, untuk transaksinya sendiri akan menggunakan sistem elektronik dan manual.

Transaksi elektronik akan menyasar masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas dan juga anak-anak muda.

"Semua kita wajibkan, tapi kami tidak paksa juga karena masyarakat tidak semua punya aplikasi seperti ini. Jadi yang akan pakai cuma yang paham dan kami kerja sama dengan Bank BPD," katanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved