Cegah Kebocoran, Pemkab Klungkung Terapkan E-Retribusi di Pasar Galiran

Pemkab Klungkung mulai menerapkan sistem e-retribusi kepada ribuan pedagang di Pasar Galiran Klungkung

Cegah Kebocoran, Pemkab Klungkung Terapkan E-Retribusi di Pasar Galiran
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemkab Klungkung dan Bank Mandiri Regional XI Bali Nusa Tenggara Area Denpasar terkait penerapan sistem e-retribusi, di Pasar Umum Galiran Klungkung, Jumat (28/12/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pemkab Klungkung mulai menerapkan sistem e-retribusi kepada ribuan pedagang di Pasar Galiran Klungkung.

Hal ini dilakukan untuk efisiensi dan mencegah kebocoran retribusi di Pasar Galiran Klungkung.

Dalam penerapan e-retribusi ini, Pemkab Klungkung bekerja sama dengan Bank Mandiri dan menjadi daerah pertama di Bali, yang menerapkan e-retribusi.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menjelaskan, pihaknya saat ini tengah menggenjot pelayanan berbasis IT dalam segala sistem pemerintahan, termasuk dalam pemungutan retribusi.

Dengan penerapan e-retribusi, diharapkan data yang didapat lebih akurat, kebocoran retribusi dapat dihindari, termasuk mengefisiensi SDM.

"Dengan sistem ini, diharapkan segala hal mampu kami efisiensi. Karena retribusi yang dilakukan secara manual, membutuhkan SDM, ketelitian, dan rawan human error sehingga rentan terjadi kebocoran retribusi. Sementara jika sudah menggunakan e-retribusi semua sudah tersistem dan masuk ke kas daerah dengan akurat. Tenaga yang ada, nanti kami maksimalkan mengedukasi pedagang," ungkap Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta.

Baca: Sebelum Meninggal, Jro Jangol Masih Sempat Rayakan Galungan Bareng Keluarga

Baca: Kronologis Meninggalnya Jro Jangol, Lapas Kerobokan: Saat Dilihat Kesadarannya Menurun & Kejang

Penerapan e-retribusi ini kedepannya akan berlaku bagi semua pedagang di Pasar, tidak hanya pedagang yang menempati Kios atau Los, tapi juga pedagang lancuban (musiman).

Penerapan e-retribusi ini pun nantinya akan diintegrasikan dengan Koperasi sebagai lembaga yang paling dekat dengan pedagang, bekerja sama Bank Mandiri sebagai penyedia sistem.

"Nanti penerapan sistem ini langsung akan saya awasi terus, dan evaluasi. Saya ingin sistem ini benar-benar berjalan. Semoga Klungkung bisa jadi percontohan dalam penerapan sistem ini," ungkap Suwirta.

Kepala UPT Pasar Klungkung I Komang Widyasa Putra mengungkapkan, jumlah seluruh pedagang yang wajib retribusi di Pasar Umum Galiran adalah 1.744 pedagang.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved