Banjir Bandang di Jembrana

Sugiasa Minta Segera Normalisasi Sungai, Jembrana Tercatat Langganan Banjir

Kerapnya banjir yang menimpa Jembrana beberapa waktu belakangan ini mengharuskan adanya normalisasi sungai

Sugiasa Minta Segera Normalisasi Sungai, Jembrana Tercatat Langganan Banjir
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Jembatan penghubung antar Banjar Penyaringan dan Banjar Anyar Tengah, yang putus akibat terjangan Banjir Bandang, Sabtu (24/12/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Kerapnya banjir yang menimpa Jembrana beberapa waktu belakangan ini mengharuskan adanya normalisasi sungai.

Ketua DPRD Jembrana, I Ketut Sugiasa menyatakan Jembrana sudah langganan banjir.

Air kiriman dari hulu tak dapat dihindari oleh masyarakat di hilir.

"Kini sungai di Jembrana banyak yang mengalami pendangkalan. Itu memang perlu dinormalisasi lagi,” ucap Sugiasa saat menyambangi korban banjir bandang Biluk Poh.

Sugiasa menyebut, hampir di semua sungai dari Melaya sampai Pekutatan terjadi pendangkalan.

Alur sungai juga terjadi pengerukan material untuk kepentingan tertentu.

"Salah-satu caranya adalah tidak mengeruk material sungai secara bebas," jelasnya.

Sugiasa menilai bahwa pengerukan material sungai berdampak pada erosi sungai.

Tanggul-tanggul bisa jebol karena pengerukan.

Dampaknya adalah banjir hingga ke permukiman atau kebun warga saat air sungai meluap.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved