Termasuk Dilintasi Lempengan Eurasia, Jembrana Tak Punya Alat Deteksi Tsunami

Kabupaten yang terletak di ujung barat Pulau Dewata ini belum memiliki alat pendeteksi bahaya tsunami

Termasuk Dilintasi Lempengan Eurasia, Jembrana Tak Punya Alat Deteksi Tsunami
Tribun Bali/ Istimewa
Ilustrasi. Alat sistem peringatan dini tsunami. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Bencana tsunami yang menerjang Banten beberapa hari lalu menimbulkan duka mendalam.

Kewaspadaan akan bencana alam terus didengungkan dan semakin mendapat perhatian serius.

Hal itu disampaikan pihak BPBD Jembrana, Kamis (27/12/2018).

Kabupaten Jembrana yang hampir sepekan lalu diterjang bencana banjir bandang, hingga saat ini masih dalam tahap pemulihan bencana.

Sayangnya, untuk antisipasi kewaspadaan deteksi bencana tsunami, kabupaten yang terletak di ujung barat Pulau Dewata ini belum memiliki alat pendeteksi bahaya tsunami.

Kepala BPBD Jembrana, I Ketut Eko Susila AP membenarkan hal tersebut.

Jembrana belum memiliki alat pendeteksi tsunami.

Sejak lama Jembrana tidak memiliki alat pendeteksi, meskipun Jembrana dipercaya dilintasi lempengan Eurasia.

"Ya, kita memang belum memiliki. Tapi itu tidak kemudian harus menjadi ketakutan. Yang terpenting selalu waspada," ucap Eko, kepada Tribun Bali.

Eko menyebutkan bahwa masyarakat memang sepatutnya waspada dan aktif mengakses informasi resmi yang dikeluarkan oleh instansi terkait.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved