Sepekan Nelayan Tak Bisa Melaut; Gelombang Tinggi hingga 3,5 m di Yeh Gangga Tabanan

Para nelayan di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan tak bisa melaut sejak sepekan yang lalu akibat dampak dari gelombang tinggi

Sepekan Nelayan Tak Bisa Melaut; Gelombang Tinggi hingga 3,5 m di Yeh Gangga Tabanan
Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Sejumlah perahu tampak parkir di areal Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, Jumat (28/12/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sejumlah perahu tampak parkir di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, Jumat (28/12/2018).

Para nelayan setempat tak bisa melaut sejak sepekan yang lalu akibat dampak dari gelombang laut yang lumayang tinggi.

Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) wilayah III Denpasar juga menginformasikan prediksi cuaca 28-30 Desember bahwa tinggi gelombang di perairan selatan Bali berkisar antara 0.75 – 3.5 meter. 

“Meskipun sekarang musim tangkap lobster, kami memilih untuk tidak melaut demi keselamatan,” kata seorang nelayan Yeh Gangga, Nyoman Windia, Jumat (28/12/2018).

Windia menjelaskan, para nelayan memilih tidak melaut sejak sepekan terakhir.

Ia mengaku memang ombak di tepi terlihat kecil, namun ketika berada di tengah laut, gelombangnya cukup tinggi hingga mencapai 2 meter bahkan lebih.

“Ketika kita berada di tengah sana (laut), sangat terasa,” imbuhnya.

Tingginya gelombang ini, kata dia, disebabkan oleh cuaca buruk di pesisir laut selatan akhir-akhir ini.

Biasanya gelombang tinggi rutinnya terjadi sejak bulan Juli hingga Agustus lalu, namun saat ini masih terjadi.

Dia melanjutkan, gelombang laut yang tinggi saat ini juga berdampak pada tangkapan dan pasokan ikan. Jika situasi gelombang laut normal, hasil tangkapan ikan  mencapai Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu sekali melaut.

“Tapi karena sekarang cuacanya seperti ini (buruk) kami harus parkir dulu perahu yang ada untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya sembari berharap agar cuaca segera bisa membaik dan para nelayan dapat melaut kembali seperti biasanya.

Windia menyebutkan, saat ini nelayan Yeh Gangga sedang ramai dengan tangkapan lobster laut.

Lobster menjadi permintaan hotel dan restoran yang ada di Tabanan dan daerah Badung. Permintaan lobster yang dikirim ke pengepul biasanya  50-100 kilogram.

"Saat ini kami nelayan di pantai Yeh Gangga, hanya bisa menunggu gelombang laut kembali normal. Semoga saja segera normal,” harapnya. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved