Bule Belanda Ditemukan Meninggal Dunia Di Villa Perancak

Ia ditemukan pertama kali, pekerja di Villa Suryadi (42) dan Nyoman Eling (48).

Bule Belanda Ditemukan Meninggal Dunia Di Villa Perancak
Ilustrasi(iStockphoto) 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Warga negara (WN) Belanda, Gerrit Jilles (72) ditemukan meninggal dunia di Villa Perancak, Banjar Dangin, Desa Perancak, Jembrana, Bali.

Gerrit ditemukan meninggal dunia di kamarnya.

Polisi pun melakukan olah tkp untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

"Ya, benar ada WNA yang meninggal. WN Belanda," kata Kasatreskrim Polres Jembrana, AKP Yusak Agustinus Sooai, Senin (31/12/2018).

Yusak menjelaskan, korban meninggal dunia ditemukan sekitar pukul 05.30 Wita, pagi tadi.

Ia ditemukan pertama kali, pekerja di Villa Suryadi (42) dan Nyoman Eling (48).

Korban ditemukan meninggal dunia, saat Suryadi melakukan keliling kontrol Villa, pagi tadi dan korban ditemukan sudah tidak bergerak atau meninggal dunia.

"Pada saat saksi melakukan keliling kontrol di sekitar Villa dan dilihatnya korban sudah tidak bergerak dan atas kejadian tersebut saksi (Suryadi) melapor ke Saksi Eling dan melaporkan langsung ke Babinkamtibmas Desa Perancak," ungkapnya.

Polisi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban.

Pernah Dirawat Di RS Bali Med Negara

Polisi menduga meninggalnya Gerrit Jilles lantaran sakit.

Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yusak Agustinus Sooai menyatakan, berdasarkan keterangan saksi bahwa korban memang sedang dalam keadaan sakit kurang lebih tiga bulan.

Selama tiga bulan sakit, korban oleh saksi pernah di bawa ke dokter untuk berobat pada (10/11/2018) lalu di Rumah sakit Bali Med.

"Dugaan kuat karena sakit. Karena memang ada keterangan dari saksi yang pernah mengantar korban ke RS Bali Med," jelasnya.

Yusak menjelaskan, berdasarkan hasil Identifikasi Polres Jembrana, ditambah dengan pemeriksaan Dokter Puskesmas 2 Jembrana juga membenarkan bahwa Gerrit sakit.

"Dari olah tkp memang tidak ada menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan. Kami pun berkoordinasi dengan konsulat Belanda di Denpasar," paparnya. (*).

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved