Ketua PHDI Bali: Jangan Rayakan Tahun Baru dengan Kualitas Rendah

Tahun baru masehi bersamaan dengan Pemacekan Agung hendaknya dilakukan dengan spirit dan dengan cara beragama Hindu dengan jalan bakti marga

Ketua PHDI Bali: Jangan Rayakan Tahun Baru dengan Kualitas Rendah
TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Ketua PHDI Bali saat diwawancari wartawan, Senin (31/12/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Senin (31/12/2018) malam, masyarakat akan merayakan malam pergantian tahun dari tahun 2018 menuju tahun yang baru yaitu tahun 2019.

Dalam perayaan tahun baru ini, hendaknya masyarakat merayakannya dengan cara yang berkualitas.

Ketua PHDI Bali, Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana mengimbau agar umat Hindu merayakan tahun baru tidak dengan kualitas yang rendah.

"Mabuk-mabukan yang sifatnya Sad Ripu, hura-hura jangan dilakukan apalagi berbarengan dengan Pemacekan Agung," kata Sudiana ketika dihubungi, Senin (31/12/2018) pagi.

Ia berharap umat Hindu melakukan tapa bratha, yoga semadhi dan tidak melakukan perayaan yang sifatnya kebarat-baratan.

Baca: 20 Renungan Suci Hindu Saat Merayakan Malam Tahun Baru

Baca: Ketua PHDI: Orang Bali Jarang Baca Bhagavad Gita, Padahal Albert Einstein Saja Baca

"Tahun baru masehi bersamaan dengan Pemacekan Agung hendaknya dilakukan dengan spirit dan dengan cara beragama Hindu dengan jalan bakti marga. Karena pas dengan Pemacekan maka lakukan dengan sembahyang ke pura, maupun melaksanakan dharma tula," imbuhnya.

Sehingga dalam perayaan tahun baru ini akan dapat poin positif.

Perayaan tahun baru dengan jalan spiritual jauh lebih tinggi kualitasnya untuk melawan godaan dalam kehidupan.

Evaluasi apa yang perlu disempurnakan kualitasnya pada tahun 2019.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved