Wow, PT Jasamarga Bali Tol Bakal Ajukan Amdal Rest Area Bedawang Nala

Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol (JBT), Enkky Sasono, memastikan bahwa JBT akan mengajukan amdal untuk pembangunan rest area Bedawang Nala

Wow, PT Jasamarga Bali Tol Bakal Ajukan Amdal Rest Area Bedawang Nala
Tribun Bali/AA. Seri Kusniarti
Dirut JBT, Enkky Sasono 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol (JBT), Enkky Sasono, memastikan bahwa JBT akan mengajukan amdal untuk pembangunan rest area Bedawang Nala pada 2019 ini.

Amdal akan diajukan ke pemerintah Provinsi Bali, sesuai konsep yang telah dibuat.

“Kalau target pembangunan 2019 ini mungkin masih belum, karena memang butuh perencanaan lebih matang lagi. Jadi kami belum implementasikan 2019,” katanya saat ditemui di sela-sela malam pergantian tahun baru, Senin (31/12/2018).

Baca: JBT Siapkan 17 Ribu Kartu Unik Antisipasi Arus Wisata Lebaran, Berikan Diskon 10 Persen

Walau demikian, skema atau design telah rampung, sehingga akan diajukan amdal terlebih dahulu. “Mudah-mudahan 2020 sudah mulai kontruksi, doakan saja,” tegasnya.

Konsep Bedawang Nala, kata dia, adalah destinasi wisata baru.

“Jadi selain menampilkan kesenian Bali, juga ada makanan khas Bali yang dikemas secara internasional dengan standar internasional,” imbuhnya.

Sehingga harapannya, para wisatawan baik lokal maupun mancanegara sebelum meninggalkan Bali, bisa spending waktu melihat ini di rest area tersebut.

Baca: Siaga Lebaran, JBT Diskon 20 Persen Lewat Jalan Tol dengan Uang Elektronik

Rencana awal luasan Bedawang Nala ini adalah 30 ribu meter.

Selain itu, resolusi JBT di tahun 2019 adalah peningkatan pelayanan kepada pengguna jalan tol. Apalagi Bali kerap menjadi destinasi MICE event internasional.

“Tentunya kita akan terus meningkatkan layanan,” ujarnya. Seiring itu, pihaknya menargetkan kenaikan pengendara 4 persen dari tahun 2018.

“Kemarin kan 54 ribu untuk semua kendaraan, ya harapan saya bisa naik 4 persen lah,” sebutnya.

Ia pun mengaku optimistis, karena banyaknya event internasional di Bali yang membutuhkan aksesibilitas cepat.

Mengingat jalan arteri, khususnya di Bali selatan sangat macet sehingga hal ini bisa diurai dengan jalan tol.

Ke depan pun, teknologi lebih canggih dari uang elektronik akan dipasang di jalan tol Bali Mandara, sehingga pengendara tidak perlu berhenti untuk tap kartu di mesin lagi. (*)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved