Bali Paradise

Jeda Sekolah Ajak Siswa ke Museum, Jangan ke Mall

Kunjungan wisatawan mancanegara ke Museum Bali menurun dibandingkan tahun lalu periode November

Jeda Sekolah Ajak Siswa ke Museum, Jangan ke Mall
Tribun Bali/I Putu Supartika
Pengunjung di Museum Bali, Rabu (2/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - "Jika jeda sekolah, siswa agar diajak berkunjung ke museum, bukan malah ke mall," kata Kabag TU Museum Bali, Agung Sandhi.

Dikatakan, Museum Bali merupakan arena atau tempatnya warisan budaya Bali, dan merupakan cikal bakal Bali.

"Sayang, anak muda tahunya tampil dahulu, bukan belajar dasarnya. Kebalik, mereka harus belajar dulu baru tampilkan," kata Agung.

Ia juga mengharapkan waktu liburan sekolah bisa dimanfaatkan kaum milenial untuk mengunjungi museum, bukan malah ke mall.

"Banyak kunjungan dari India, Sri Lanka, dan banyak dari luar. Masak turis asing datang ke sini, sementara orang lokal tidak mau datang ke museum," katanya.

Sebagai upaya memperkenalkan museum kepada generasi muda, pihaknya menggaet sanggar dan kelompok seni untuk memanfaatkan areal museum Bali.

"Setidaknya kaum milenial mau mendekat ke museum, karena museum juga miliknya milenial, kalau tanpa dia siapa yang melanjutkan. Kalau kaum milenial kami welcome saja, terbuka, asal sesuai aturan seperti menjaga kebersihan dan sesuai Pergub," katanya.

Meski demikian, sesuai informasi yang diterima Tribun Bali, kunjungan wisatawan domestik (WNI) ke Museum Bali mengalami peningkatan ketimbang tahun sebelumnya.

Tercatat hingga November 2018 sebanyak 15.075 wisatawan domestik berkunjung ke Museum Bali, dibandingkan hingga November 2017 sebanyak 13.815 orang.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved