Cegah Rabies, Dinas Peternakan Provinsi Bali Akan Gelar Vaksinasi Massal untuk Anjing Se-Bali

Pemprov Bali berencana melakukan penanganan penyakit anjing gila atau rabies dan ditargetkan dapat diselesaikan pada 2020 mendatang.

Cegah Rabies, Dinas Peternakan Provinsi Bali Akan Gelar Vaksinasi Massal untuk Anjing Se-Bali
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Petugas menggunakan tulup untuk mengeliminasi anjing 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov Bali) berencana melakukan penanganan penyakit anjing gila atau rabies dan ditargetkan dapat diselesaikan pada 2020 mendatang.

Ide tersebut tercetus dalam audensi Gubernur Bali Wayan Koster dengan Plt. Kepala Dinas Peternakan Provinsi Bali Wayan Mardiana dan dua orang “pakar” rabies, Prof. I Ketut Pudja dan AA Gde Putra.

Audiensi dilaksanakan di ruang kerja Gubernur Bali, Rabu (2/1/2019), kemarin.

Plt. Kepala Dinas Peternakan Provinsi Bali Wayan Mardiana saat ditemui di kantornya, Kamis (3/1/2019) mengatakan, untuk mendukung agenda tersebut pihaknya akan menggelar vaksinasi massal selama sebulan pada bulan Maret nanti.

Hal tersebut juga membutuhkan ratusan tim yang bekerja sama.

"Pertama kita akan melakukan vaksinasi massal secara serentak dan membutuhkan waktu selama sebulan pada bulan Maret nanti. Akan melibatkan 164 tim yang digerakkan dalam vaksinasi massal itu di sembilan kabupaten kota," kata Mardiana, serius.

Pihaknya kini tengah mempersiapkan diri dan menentukan soam di berbagai kabupaten kota, menghadap bupati untuk mengetahui gambaran situasi rabies yang ada di wilayahnya.

"Dari segi vaksin kita tidak ada masalah, dan pertama kita lakukan adalah vaksinasi. Bukan eliminasi, tapi vaksinasi yang pertama. Dan kedua kita lakukan kontrol populasi, dan menekan populasi yang begitu besar,"

"Ada 600 ribu ekor anjing di Bali dan 5 persennya liar. Tapi kebanyakan yang berkepemilikan ini dilepas, tidak diikat. Ini jadi permasalahan kita. Makanya kedepan hal konkret itu adalah vaksinasi massal," ucapnya, menjelaskan.

Selain itu timnya juga akan melakukan kontrol populasi dengan sterilisasi dan kastrasi.

Halaman
123
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved