Serba Serbi

Kamis Wuku Kuningan Hadir Kala Temah dan Kala Upa, Begini Ala Ayuning Dewasanya

Dalam buku Ala Ayuning Dewasa Ketut Bambang Gede Rawi juga menjelaskan kehadiran kala temah dan kala upa

Kamis Wuku Kuningan Hadir Kala Temah dan Kala Upa, Begini Ala Ayuning Dewasanya
Tribun Bali
Ilustrasi ternak warga. Wrespati Wuku Kuningan hadir kala temah dan kala upa. Kala Upa sendiri dipercaya sebagai hari baik untuk mulai mengambil atau memelihara hewan ternak yang kehadirannya pada pasah paniron. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam susunan kalender Bali dikenal istilah ala ayuning dewasa yang berarti baik-buruknya suatu hari dalam melakukan aktivitas atau kegiatan tertentu.

Dewasa atau padewasan yang biasa disebut ilmu wariga ini, seperti yang dijelaskan dalam buku Ala Ayuning Dewasa Ketut Bangbang Gede Rawi yang ditulis oleh Ida Bagus Putra Manik Ariana dan Ida Bagus Budayoga, adalah cara untuk mengidentifikasi hari yang baik dan hari yang jelek (buruk).

"Jelasnya (padewasan itu adalah) pengetahuan untuk menentukan hari baik dan hari jelek," tulisnya.

Pada Wrespati Wuku Kuningan (Kamis, 3/1/2019), seperti yang tertulis dalam kalender bali yang disusun oleh Alm. I Ketut Bangbang Gede Rawi dan putra-putranya bahwa terdapat Kala Temah dan Kala Upa.

Dalam buku Ala Ayuning Dewasa Ketut Bambang Gede Rawi juga menjelaskan kehadiran kala tersebut.

Kala Temah dipercaya sebagai hari yang tidak baik untuk dewasa ayu.

Kehadirannya lumayan sering dalam sistem padewasan yakni pada Redite Wuku Medangsia, Pujut, Kulawu dan Dukut; Soma Wuku Sinta, Landep, Tolu, Wariga, Warigadean, Julungwangi, Langkir, Pahang, Medangkungan, Menail, Watugunung; Anggara Wuku Ukir, Sungsang, Kuningan, Krulut, Tambir; Budha Wuku Kulantir, dan Dunggulan.

Selain itu hadir pula pada Wrespati Wuku Ukir, Tolu, Sungsang, Kuningan, Krulut, Tambir; Sukra Wuku Ukir, Tolu, Julungwangi, Langkir, Pahang, Medangkungan, Menail, Watugunung; serta Saniscara Wuku Ukir, Medangsia, Pujut dan Dukut.

Kemudian Kala Upa dipercaya sebagai hari baik untuk mulai mengambil atau memelihara hewan ternak yang kehadirannya pada pasah paniron.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved