Kapolres Bangli Gendong Anggotanya ke Gerbang, Penghormatan untuk Personel yang Pensiun

Pemandangan tak biasa tersaji di lapangan Polres Bangli, Kamis (3/1). Sejumlah anggota polisi tampak digendong menuju gerbang pintu keluar.

Kapolres Bangli Gendong Anggotanya ke Gerbang, Penghormatan untuk Personel yang Pensiun
Dok Polresta Bangli
ISTIMEWA Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo  menggendong seorang anggota purnawirawan ke gerbang, Kamis (3/1/2019). Ini adalah aksi spontan untuk mengapresiasi pengabdian personel yang pensiun. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pemandangan tak biasa tersaji di lapangan Polres Bangli, Kamis (3/1). Sejumlah anggota polisi tampak digendong menuju gerbang pintu keluar.

Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo pun turut dalam aksi gendong-gendongan tersebut.

AKBP Agus mengungkapkan, aksi spontanitas menggendong ini secara filosofis memberikan penghargaan yang tinggi kepada sejumlah personel yang telah memasuki masa purna tugas.

Anggota purnawirawan tersebut telah memberikan kontribusi besar pada institusi Polri, khususnya pada Polres Bangli selama 58 tahun.

“Para purnawirawan saat ini sudah menjadi pinisepuh, artinya seorang yang dituakan. Jadi sudah seyogianya kami memberikan penghormatan pada beliau. Selain itu, beliau juga menjadi suri teladan serta menjadi panutan bagi kami semua karena sudah mengabdi selama 58 tahun, tanpa cacat, kemudian saat pensiun masih dalam keadaan sehat. Itu semua contoh-contoh yang perlu ditiru,” ujarnya.

AKBP Agus mengungkapkan, aksi menggendong itu selain dilakukan oleh dirinya, juga dilakukan oleh pejabat utama Polres Bangli.

Sebelum dilakukan aksi spontanitas itu, terlebih dahulu digelar upacara pelepasan bagi 17 anggota yang telah memasuki masa purna tugas.

Pada seremonial pelepasan itu, juga dilakukan sebuah tradisi sakral bagi para anggota Polri, yakni gerbang pora.

“Tradisi ini mencerminkan sebuah gerbang antara beliau saat berdinas, dan kini kembali ke masyarakat. Bagi kami di polri, tradisi ini cukup sakral,” ucapnya.

Aksi menggendong anggota purnawirawan itu cukup berkesan bagi sejumlah anggota yang telah pensiun.

Salah seorang anggota purnawirawan sempat berujar padanya, jika baru kali ini pihaknya digendong oleh kapolres.

“Beliau menganggap aksi tersebut menggambarkan tidak ada jarak antara pimpinan dengan anggota, walaupun pangkat berbeda,” tuturnya.

Selain pelepasan 17 anggota yang telah memasuki masa purna tugas, pada hari yang sama juga digelar upacara kenaikan pangkat.

AKBP Agus mengatakan, terdapat 52 anggota yang naik pangkat, salah satunya Kabag Sumda Polres Bangli yakni Ni Ketut Seni Paniantini yang naik pangkat dari AKP menjadi Kompol.

“Selain itu 12 anggota yang semula berpangkat IPDA kini menjadi IPTU, 12 anggota yang semula Bripka kini menjadi Aipda, 9 orang anggota yang semula Brigadir kini menjadi Bripka, seorang anggota yang semula Briptu kini menjadi Brigadir, serta 17 orang anggota yang semula Bripda kini menjadi Brigadir,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved