Persedian Kosong saat Harga Naik, Petani di Kintamani Sudah Jual Stok Bawang 10 Hari Lalu

Membaiknya harga bawang tidak terlepas dari permintaan pasar yang cukup tinggi di samping pengaruh Hari Raya Galungan maupun Kuningan

Persedian Kosong saat Harga Naik, Petani di Kintamani Sudah Jual Stok Bawang 10 Hari Lalu
Istimewa
TANAM - Sejumlah petani menanam bawang di Banjar Dalem, Desa Songan, Kintamani saat, belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Awal tahun menjadi berkah bagi petani bawang di wilayah Kintamani.

Harga bawang mulai membaik.

Namun membaiknya harga di pasaran tidak dibarengi persedian bawang.

Petani bawang asal Banjar Dalem, Desa Songan, Kintamani, I Ketut Antara mengatakan, harga bawang berkisar rata-rata Rp 25 ribu per kilogram untuk kualitas super.

Sedangkan  Rp 20 ribu untuk kualitas standar.

Harga tersebut jauh lebih baik apabila dibandingkan dengan dua bulan lalu, yang hanya menyentuh Rp 8.000 hingga Rp 10 ribu per kilogram.

“Harganya sudah membaik sejak 20 hari lalu. Ini harga di kalangan petani, kalau di pasar mungkin bisa mencapai Rp 30 ribu,” ungkapnya.

Membaiknya harga bawang tidak terlepas dari permintaan pasar yang cukup tinggi di samping pengaruh Hari Raya Galungan maupun Kuningan.

Ketut Antara tidak memungkiri pasokan bawang di kalangan petani justru kosong.

“Rata-rata petani sudah menjual semua stok bawangnya sejak 10 hari lalu dan sudah kembali menanam,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved