Meski 1 Juta Wisman Batal Datang ke Indonesia, Bali Tetap Dikunjungi Wisman Australia

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut sekitar satu juta wisman membatalkan berlibur di negeri ini karena adanya berbagai bencana

Meski  1 Juta Wisman Batal Datang ke Indonesia, Bali Tetap Dikunjungi Wisman Australia
Tribun Bali / Rino Gale
Wisatawan mancanegara padati Pantai Kuta saat wekeend, Sabtu (4/8/2018) 

TRIBUN-BALI.COM - Berbagai bencana yang terjadi di Indonesia mulai gempa, tsunami hingga erupsi sejumlah gunung berapi dinilai mengganggu kedatangan jutaan wisatawan mancanegara ( wisman) ke Indonesia.

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, ada sekitar satu juta wisman yang membatalkan berlibur di negeri ini. Pembatalan liburan di akhir tahun salah satunya karena bencana tsunami di Selat Sunda.

"Bencana mempengaruhi. Ada tiga bencana besar dan impact-nya ada satu juta wisman batal datang ke Indonesia," ujar Arief, di Semarang, Jumat (4/1/2019).

Menteri asal Banyuwangi ini merinci tiga bencana besar itu yakni gempa di Lombok, gempa dan tsunami di Palu, dan tsunami di Selat Sunda di penghujung tahun 2018.

Meski terjadi bencana, menurut Menpar, selama libur natal dan tahun baru, jumlah kunjungan wisatawan masih tumbuh. Namun pertumbuhan hanya sekitar 5 persen.

"Di Palu, meski bukan destinasi utama tapi orang luar tidak tahu, tahunya di Indonesia ada gempa dan tsunami. Lalu pada gempa Lombok, wisman turun drastis dan banyak yang membatalkan” katanya.

Arief memaparkan, turunnya kunjungan wisman salah satunya disumbang dari China. Negeri tirai bambu itu sebelumnya selalu menempati urutan pertama yang berwisata di Indonesia.

"Travel advice yang dikeluarkan pemerintah China sangat efektif, karena travel advice mereka dianggap sebagai larangan, dan mereka sangat patuh kepada pemerintahnya," tambahnya.

Hal berbeda dialami warga Australia. Mereka tetap ke Indonesia meski bencana kerap melanda Indonesia.

Menurut Arief, penurunan kunjungan wisatawan asal Australia tidak sebanyak China, dan hanya sekitar 10-12 persen saja.

"Orang Australia merasa mengunjungi Bali seperti pulang kampung,” katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada Bencana, 1 Juta Wisman Batal Datang ke Indonesia "

Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved