Curi Motor di Bali, Putu Suastika Bawa Kabur ke Bondowoso & Sembunyi di Rumah Istri Kedua

Pelaku bernama Putu Suastika alias Jambot (25) warga Banjar Dinas Tengah, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng.

Curi Motor di Bali, Putu Suastika Bawa Kabur ke Bondowoso & Sembunyi di Rumah Istri Kedua
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Polisi menunjukkan barang bukti satu motor curian hasil kejahatan pelaku Putu Suastika alias Jambot di Mapolres Buleleng, belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Aparat kepolisian Sektor Seririt berhasil membekuk pelaku pencurian sepeda motor.

Pelaku bernama Putu Suastika alias Jambot (25) warga Banjar Dinas Tengah, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng.

Dari tangan pelaku, diamankan barang bukti satu unit motor Honda Supra dan satu unit motor Yamaha NMax yang merupakan hasil kejahatannya di wilayah Jembrana.

Penangkapan Jambot ini bermula dari laporan seorang korban bernama Komang Baruna (39). 

Baruna yang merupakan warga Banjar Dinas Ambengan, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng melapor motor Supra hitam tanpa plat yang terparkir di garase rumahnya, Desa Petemon, Kecamatan Seririt, raib Minggu (18/11).

Berangkat dari laporan itu lah,  tim dari Unit Reskrim Polsek Seririt bergegas lakukan penyelidikan.

Hingga akhirnya pelaku berhasil menemukan pelaku, yang tidak lain adalah Putu Suastika alias Jambot. 

Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Mikael Hutabarat mengatakan, polisi berhasil membekuk pelaku bersama barang bukti tanpa plat milik korban pada Minggu (9/12).

Penangkapan dilakukan di wilayah Bondowoso, Jawa Timur.

Setelah berhasil membawa kabur motor korban, pelaku mencoba menghilangkan jejak dengan bersembunyi di rumah istri keduanya di Bondowoso.

"Modus pelaku, mengambil motor korban yang diparkir di garase rumah korban. Pelaku menghidupkan motor itu, dengan cara menyambungkan kabel kontak motor tersebut," ungkap AKP Mikael, Minggu (6/1). 

Setelah dilakukan pengembangan, polisi menemukan sepeda motor Yamaha NMax berplat P 9193 DS yang juga hasil kejahatan Jambot. Motor ini juga disimpan di rumah istri keduanya.

"Saat anggota lakukan pengembangan, ditemukan juga motor NMax dengan plat P 9193 DS, diduga plat ini palsu. Dari hasil interogasi, pelaku mengakui motor itu diambil di wilayah Jembrana. Jadi sekarang sudah ada dua kendaraan yang kami amankan dari tangan pelaku," jelasnya.

Akibat perbuatannya, Jambot terancam dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 5 tahun penjara.

"Untuk curanmor yang dilakukan pelaku di wilayah Jembrana, kami sudah koordinasi dengan Polres Jembrana untuk tindaklanjutnya," tutup AKP Mikael. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved