Pegawai Iuran Beli Tisu untuk Bayi yang Ditelantarkan di RSUD Sanjiwani

RSUD Sanjiwani Gianyar meminta bantuan Polres Gianyar mencari keberadaan ibu yang menelantarkan bayinya.

Pegawai Iuran Beli Tisu untuk Bayi yang Ditelantarkan di RSUD Sanjiwani
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Bayi malang yang ditelantarkan ibunya masih dirawat dalam inkubator ruang NICU, di RSUD Sanjiwani Gianyar, Senin (7/1/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – RSUD Sanjiwani Gianyar meminta bantuan Polres Gianyar mencari keberadaan ibu yang menelantarkan bayinya.

Kondisi bayi prematur yang ditelantarkan orangtuanya di RSUD Sanjiwani Gianyar, kondisinya masih belum stabil. Dimana, beratnya hanya 1,56 gram dari yang seharusnya 2,5 gram.

Pihak rumah sakit telah melakukan CT Scan, untuk memonitor apakah ada penyakit lain yang menjangkiti si bayi, mengingat ia terlahir dalam kondisi prematur. Namun hasilnya baru bisa diketahui, Selasa (8/1) hari ini.

Berdasarkan data di RSUD Sanjiwani, Senin (7/1), khususnya dalam memenuhi kebutuhan bayi, seperti pembelian pempers, tisu basah, baju dan kelengkapan bayi lain, telah terkumpul biaya Rp 2 juta lebih.

Biaya berasal dari sumbangan sukarela manajemen RSUD Sanjiwani, Sekolah Dasar (SD)  6 Samplangan dan iuran sukarela pegawai.

Saat itu, biaya tersebut masih tersisa sekitar Rp 1,3 juta lebih. Namun diprediksi biaya tersebut relatif kurang, mengingat pihak rumah sakit belum bisa memastikan kapan bayi pulih secara total.

Terlebih lagi, belum tampak relawan kemanusiaan di Bali yang datang memberikan bantuan.

“Belum ada relawan yang datang, bantuannya masih dari manajemen, sumbangan sukarela pegawai dan SD 6 Samplangan,” ujar petugas di ruang NICU.

Pantauan Tribun Bali, di ruang NICU ia dirawat dalam inkubator nomer tiga. Gerakannya relatif aktif, dimana kaki mungilnya terus menendang-nendang.

Namun sayang, kondisi tubuhnya relatif kurus. Petugas juga mengatakan, sejak Minggu (6/1) malam, sudah ada warga yang menelepon meminta mengadopsi si bayi.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved