Semua Orang Ingin Kaya, Tapi 7 Kebiasaan Ini Sering Menjadi Penghambat

Sebelum fokus untuk meraih kekayaan, ada beberapa kebiasaan penghambat datangnya kekayaan yang perlu disingkirkan

Semua Orang Ingin Kaya, Tapi 7 Kebiasaan Ini Sering Menjadi Penghambat
Ilustrasi/pixabay.com
Ilustrasi investasi keuangan 

TRIBUN-BALI.COM - Menjadi kaya ternyata dimulai dari pikiran. Sebelum fokus untuk meraih kekayaan, ada beberapa kebiasaan penghambat datangnya kekayaan yang perlu disingkirkan.

Dalam sebuah tulisan di The Wall Street Journal, Jonathan Clement -- pakar keuangan, mengungkap pentingnya memahami beberapa kebenaran yang tidak menarik, jika ingin sukses mengatur keuangan.

Nah, berikut ini adalah tujuh kesalahan mental yang harus diatasi bagi mereka yang ingin kaya.

1. Tak fokus pada masa depan
Kita sering mengabaikan pentingnya investasi jangka panjang, hanya demi keinginan sesaat.

Baik itu keinginan membeli ponsel, mobil, atau rumah baru, sering kali kita memenuhinya terlebih dahulu, daripada kebutuhan menabung.

"Bahkan, untuk menunda pembelian hanya selama 12 bulan, seseorang mungkin harus menawarkan insentif keuangan yang sangat besar," tulis Clements.

Mereka pun kerap terjebak iklim politik atau ekonomi yang tengah bergulir.

Clement mengatakan, banyak orang menganggap penting masa kini tanpa memikirkan masa depan.

Padahal, banyak orang menyesal di masa pensiun, karena tak menabung sejak dini.

Baca: Memasuki Usia 20-an Jangan Konsumtif, Perhatikan 2 Hal Perencanaan Keuangan Ini!

2. Benci kekalahan
Clement mengatakan, riset telah membuktikan rasa sakit yang kita dapat dari kerugian lebih dari dua kali lipat daripada kesenangan yang kita raih saat mendapatkan keuntungan.

Halaman
1234
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved