Tidak Puas dengan Syarat Pendirian Cafetaria, Pengusaha HTM Berencana Menghadap Bupati Suwirta

Mereka inginnya Izin Cafetaria, tapi mereka bertahan ingin bukanya malam sampai dini hari dan menyajikan minuman keras serta musik kencang

Tidak Puas dengan Syarat Pendirian Cafetaria, Pengusaha HTM Berencana Menghadap Bupati Suwirta
TRIBUN BALI/EKA MITA SUPUTRA
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta saat melakukan sidak di sejumlah tempat hiburan malam di Klungkung, Senin (7/1/2019) 

 TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Pasca penutupan THM (Tempat Hiburan Malam) dan lokalisasi di Klungkung, beberapa pengusaha mendatangi kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Klungkung.

Mereka mempertanyakan perihal izin pendirian cafetaria.

Namun ternyata para pengusaha THM ini tidak puas dengan syarat-syarat mendasar tentang pendirian cafetaria.

Para pengusaha tempat hiburan malam ini pun, berencana akan menghadap dengan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta.

Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu I Made Sudiarkajaya menjelaskan, Senin (7/2) ada empat pengusaha tempat hiburan malam yang menemuinya.

Mereka mempertanyakan izin untuk pendirian cafetaria.

Made Sudiarka Jaya lalu memberi penjelasan jika cafetaria yang dimaksud adalah tempat terbuka, menyajikan makanan dan minuman ringan dengan musik yang ringan selayaknya rumah makan.

Serta jam bukanya ada aturannya, yakni pagi hingga malam sekitar jam 10.

Mendengar penjelasan ini, para pengusaha THM itu tidak puas.

Mereka justru tetap ingin membuka tempat hiburan malam, namun dengan kategori izin cafetaria.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved