Catut Nama Sosok Penting, Ini Modus Pembuat Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos, Suaranya Jelas

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri telah menangkap pembuat dan penyebar hoaks tujuh kontainer surat suara dicoblos di Tanjung Pr

Catut Nama Sosok Penting, Ini Modus Pembuat Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos, Suaranya Jelas
Tribunnews/Irwan Rismawan
Ketua KPU Arief Budiman (kiri) bersama Komisioner Bawaslu Fritz Edward Siregar (kanan) tiba untuk melapor ke Bareskrim Polri di Gambir, Jakarta, Kamis (3/1/2018). 

Catut Nama Sosok Penting, Ini Modus Pembuat Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos,  Rekamannya Jelas

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA — Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri telah menangkap pembuat dan penyebar hoaks tujuh kontainer surat suara dicoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara, berinisial BBP.

Kasubdit I Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes (Pol) Dani Kustoni mengungkapkan, modus yang dilakukan tersangka BBP adalah mengunggah baik berupa tulisan maupun rekaman audio suaranya soal 7 kontainer yang berisi surat suara yang telah tercoblos di beberapa platform, di antaranya melalui Whatsapp Group dan media sosial.

"Terkait modus operandi, Saudara BBP mem-posting melalui Twitter terkait tujuh kontainer berisi surat suara yang sudah dicoblos," ujar Dani di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (9/1/2019).

Dani mengatakan, tersangka BBP membuat rekaman untuk meyakinkan seolah-olah ada tujuh kontainer surat suara yang sudah tercoblos untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 01.

Lalu, rekaman tersebut disebarkan ke grup WhatsApp yang dia miliki hingga viral.

"Tentunya ini adalah unsur sengajanya sangat terpenuhi."

"Pelaku sudah mempersiapkan, melalui perbuatan secara pribadi, yang bersangkutan juga sudah melakukan upaya penghapusan barang bukti yang disebarkan," ujar Dani.

Namun, kata Dani, dengan teknis yang dimiliki kepolisian, pelaku berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya.

Pelaku telah berusaha menghilangkan barang bukti dengan menghapus akunnya, membuang ponselnya, dan melarikan diri.

"Pelaku berusaha meninggalkan rumah dan Kota Jakarta, sampai ditemukan di wilayah Sragen," ujar Dani.

Halaman
12
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved