Diekspor hingga Luar Negeri, Kopi Kintamani Targetkan Jadi Pusat Tourism di Indonesia

Ekspor Kopi Kintamani fokus pada kualitas dibandingkan dengan kuantitas, bahkan suplai di dalam negeri pun sudah kewalahan

Diekspor hingga Luar Negeri, Kopi Kintamani Targetkan Jadi Pusat Tourism di Indonesia
Instagram @kopikintamani
Kebun Kopi Kintamani. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bank Indonesia (BI) menggelar OSBIM (Obrolan Santai Bank Indonesia bersama Media) dengan tema "Mengembangkan pertanian berorientasi ekspor dan mendorong ekonomi digital", sekaligus pelepasan Deputi Kepala BI Provinsi Bali Azka Subhan ke KaKPwBI Malang, di Maya Sanur Resort and Spa, Sanur, Denpasar, Bali, Rabu (9/1/2019).

OSBIM tersebut juga menghadirkan para petani dan ilustrator UMKM BI.

Salah satunya yaitu Komang Sukarna, seorang petani sekaligus pengusaha kopi asal Kintamani, yang sejak tahun 2013 menjadi wirausaha binaan BI.

"Jadi yang kami jual itu experience-nya, bekerja sama dengan RBNB Experience. Kami memperkenalkan tentang pola budidaya, proses petik, sampai roasting Kopi Kintamani kepada para wisatawan, dan mereka diajak berinteraksi di tengah perkebunan di kawasan Kintamani," ucapnya.

Dia mengaku ekspor Kopi Kintamani fokus pada kualitas dibandingkan dengan kuantitas, bahkan suplai di dalam negeri pun sudah kewalahan.

Usaha Kopi Kintamani ini melibatkan dan berkolaborasi dengan 300 petani kopi lainnya di Kintamani.

90 persen pengiriman Kopi Kintamani ada di dalam negeri yaitu Jakarta.

Dalam sebulan pengiriman Kopi Kintamani mencapai 1-2 ton.

Kopi Kintamani juga sudah tembus ekspor ke Swedia, Australia, Moskow dan London.

Halaman
12
Penulis: Noviana Windri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved