Kadus Dituding Selingkuhi Istri Orang, Warga Minta Kadus Wanasari Turun dari Jabatannya

Mereka mendesak si kadus turun dari jabatannya. Warga marah lantaran kadus dinilai melanggar moralitas, dengan berselingkuh

Kadus Dituding Selingkuhi Istri Orang, Warga Minta Kadus Wanasari Turun dari Jabatannya
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Sejumlah warga Dusun Wanasari (Kampung Jawa), Denpasar menuntut kepada kepala dusun meraka untuk mundur pada Selasa (8/1/2019) di Wisma Sejahtera Kementerian Agama Denpasar, Lumintang, Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Dusun Wanasari (Kampung Jawa), Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara Badrus Syamsi didemo warganya.

Mereka mendesak si kadus turun dari jabatannya. Warga marah lantaran kadus dituding melanggar moralitas, lantaran berselingkuh.  

Puluhan orang Selasa (8/1/2019) mendatangi Wisma Sejahtera Kementerian Agama Denpasar, Lumintang, Denpasar Utara dengsan membawa spanduk dan poster.

Kemarin juga digelar mediasi yang dilaksanakan Perbekel Desa Dauh Puri Kaja.

Dalam demo itu, terungkap jika Kadus Wanasari sebelumnya pernah dilayangkan surat mosi tidak percaya akibat beberapa hal yang dirasa tidak pantas dilakukan tokoh masyarakat.

Versi warga satu di antaranya diduga ada perselingkuhan dengan wanita yang telah memiliki suami.

Salah satu tokoh perempuan warga Dusun Wanasari yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, ia menolak apa yang dilakukan Kadus dan kepemimpinannya.

"Sebagaian warga perempuan di Dusun Wanasari ya tidak setuju, pokoknya harus ganti. Ya permasalahan ya dia berselingkuh, karena itu ya menyangkut moral."

"Kalau sudah dasar agama dilanggar, di masyarakat juga dilanggar untuk apa dia memimpin," ujarnya.

Kata dia, jika memang ada niat berpoligami maka harus ada syarat seperti izin restu dari istri sah dan izin tersebut dinyatakan di Pengadilan Agama bagi yang beragama Islam.

Dalam kesempatan lainnya, Ilham Supriyadi selaku tokoh pemuda Wanasari menyampaikan aspirasi dari warga Dusun Wanasari.

Ia bersama warga lainnya menyatakan aspirasi ini tidak direkayasa, namun murni kehendak warga Dusun Wanasari.

"Kami wakil dari elemen pemuda mengatakan dan sudah berkali-kali kami mengingatkan, agar tidak sampai terjadi hal semacam ini, tapi Kadus tidak pernah menanggapi apa yang kami sampaikan," ujarnya kepada Tribun- Bali.com.

Saat Tribun-Bali.com mencoba mengkonfirmasi tudingan warga ini, termasuk juga surat mosi tidak percaya, Kadus tidak merespon dan tidak ingin dimintai keterangannya.

Hadir dalam mediasi ini Camat Denpasar Utara I Nyoman Lodra. (*) 

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved