Pemkab Badung Menunggak Rp 300 Miliar, Pengerjaan Proyek Jadi Molor

Puluhan proyek di Kabupaten Badung molor pengerjaannya lantaran tidak dibayar tepat pada waktunya.

Pemkab Badung Menunggak Rp 300 Miliar, Pengerjaan Proyek Jadi Molor
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Satu di antara puluhan proyek yang molor yakni Proyek Ring River di lingkungan Puspem Badung, Selasa (8/1/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Puluhan proyek di Kabupaten Badung molor pengerjaannya karena berbagai alasan, termasuk lantaran tidak dibayar tepat pada waktunya.

Keterlambatan pembayaran membuat proyek diberikan perpanjangan waktu untuk dikerjakan.

Pemkab Badung menunggak pembayaran pada rekanan sebesar Rp 300 miliar.  

Informasi yang dihimpun di Pemkab Badung menyebutkan, selain keterlambatan pembayaran yang mengakibatkan molornya proyek, keterlambatan juga ada dari rekanan sendiri, sehingga beberapa pelaksana proyek dikenakan denda.

Ada 24 proyek yang proses penyelesaiannya mudur dari target.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung, Ida Bagus Surya Suamba tidak menampik puluhan proyek molor dari jadwalnya.

Namun ia mengatakan ada beberapa proyek dari jumlah tersebut di antaranya tidak langsung dikenakan denda, melainkan pengampunan atau perpanjangan proses penyelesaian tanpa dituntut denda.

“Memang ada tunggakan, bahkan tunggakan proyek mencapai Rp 300 miliar. Iya kami bisa bilang pemerintah wanprestasi karena tidak bisa memenuhi kewajiban,” ujarnya Selasa (8/1/2018).

Disinggung mengenai proyek apa yang masih molor, pihaknya hanya mengaku beberapa proyek yang di perpanjang pekerjaanya antara lain Pasar Blahkiuh, Pematangan lahan sekolah, ring river di Puspem dan lain sebagainya.

“Itu yang saya ingat. Ada beberapa proyek lagi,” ucapnya

Halaman
123
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved