Terbukti Gelapkan Dana Pajak BPHTB dan PBB-P2, Suryana Menerima Divonis 20 Bulan

I Ketut Suryana alias Pak Edi (52) menerima vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Tipikor Denpasar

Terbukti Gelapkan Dana Pajak BPHTB dan PBB-P2, Suryana Menerima Divonis 20 Bulan
Tribun Bali/Putu Candra
I Ketut Suryana alias Pak Edi divonis 20 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Denpasar. Suryana terbukti bersalah menggelapkan dana Pajak Bea BPTHB dan PBB-P2. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - I Ketut Suryana alias Pak Edi (52) menerima vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (9/1/2019).

Demikian disampaikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) UPT PBB Kecamatan Selemadeg Timur, Kerambitan itu usai berkoordinasi dengan penasihat hukumnya.

Suryana sendiri divonis setahun dan delapan bulan (20 bulan) penjara oleh majelis hakim pimpinan Made Sukereni.

Terdakwa yang menjadi staf ini dinyatakan terbukti bersalah menggelapkan dana Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPTHB) dan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB-P2) dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

"Saya menerima, Yang Mulia," ucap Suryana singkat di muka persidangan.

Di sisi lain, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dikomandoi Jaksa I Made Rai Joni Artha belum bersikap, dan masih pikir-pikir mengenai vonis tersebut.

Vonis dari majelis hakim tersebut lebih ringan dibandingkan tuntutan yang diajukan jaksa.

Sebelumnya tim jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan, menuntut Suryana dengan pidana penjara selama dua tahun.

Selain itu, Suryana juga dituntut pidana denda Rp 100 juta.

Dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayarkan maka diganti dengan pidana penjara selama enam bulan.

Halaman
1234
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved