Angkutan Siswa Tak Gratis Lagi, Sementara Diganti Bus Dishub Gianyar

Para siswa dan orangtua siswa mengaku kecewa terhadap program angkutan gratis Pemkab Gianyar

Angkutan Siswa Tak Gratis Lagi, Sementara Diganti Bus Dishub Gianyar
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
TAK GRATIS - Angkot berstiker Bupati-Wakil Bupati Gianyar mangkal di Pasar Umum Gianyar, Rabu (9/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Para siswa dan orangtua siswa mengaku kecewa terhadap program angkutan gratis Pemkab Gianyar.

Sebab di akhir 2018 lalu, para siswa memang sempat tidak ditagih bayaran untuk layanan angkot, saat mengenakan seragam sekolah.

Namun sejak memasuki tahun 2019 ini, para siswa kembali dimintai bayaran oleh sopir angkot, alias tidak gratis lagi.

Ketua Organda Gianyar, Made Ari Semadi, Rabu (9/1/2019), membenarkan pihaknya mendapatkan keluhan orangtua siswa, lantaran anaknya ditagih bayaran oleh sopir angkot.

Padahal di kaca belakang angkot berisikan stiker Bupati dan Wakil Bupati Gianyar.

Namun ia menegaskan, tagihan tersebut tidak bersifat pungli (pungutan liar) dari sopir angkot.

Tetapi kontrak Pemkab Gianyar dengan penyedia transportasi umum sudah terhenti sejak Januari 2019 ini, sehingga angkot tak gratis lagi.

“Karena masih ada stiker Bupati dan Wakil Bupati Gianyar di kaca belakang angkot, banyak yang mengira gratis. Padahal sudah tidak ada kerja sama lagi sama pemerintah. Informasinya akan ada kerja sama lagi, tapi masih menunggu tender. Kami berharap secepatnya, karena kondisi sekarang ini membuat masyarakat kecewa, dan pemasukan sopir pun tak menentu,” ujarnya.

Seorang sopir angkot, I Nyoman Sujana (50) saat ditemui di Pasar Umum Gianyar merasa kesulitan sejak kerja sama dengan Pemkab Gianyar berakhir.

Pendapatannya saat ini tak menentu, lantaran masyarakat umum kebanyakan menggunakan kendaraan pribadi.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved