BREAKING NEWS-Seusai Belajar Kelompok, Dua Bocah Ditemukan Tenggelam di Kolam Renang Hotel

Nyawa dua bocah yang sedang berenang di kolam Hotel Luxindo Bintang Laut di Banjar Dinas Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, tak tertolong

BREAKING NEWS-Seusai Belajar Kelompok, Dua Bocah Ditemukan Tenggelam di Kolam Renang Hotel
DOKUMENTASI Polsek Selemadeg
Suasana pascaterjadinya peristiwa dua bocah tenggelam di sebuah kolam hotel (Hotel Luxindo Bintang Laut) yang terletak di Banjar Dinas Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Kamis (10/1/2019). 

Seusai Belajar Kelompok, Dua Boceh Ditemukan Tenggelam di Kolam Renang Hotel

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Nyawa dua bocah yang sedang berenang di kolam Hotel Luxindo Bintang Laut di Banjar Dinas Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, tak tertolong.

Kedua bocah yang selesai kerja kelompok ini ditemukan tenggelam di kolam renang pada pukul 16.40 WITA, Kamis (10/1/2019).

Kedua korban diduga tak bisa berenang saat menceburkan diri ke kolam renang berkedalaman 2,5 meter.

Menurut informasi yang diperoleh, dua orang bocah tersebut adalah Ni Komang Vika Putri berusia 11 tahun asal Banjar Bonian, Desa Antap, Selemadeg.

Baca: UPDATE- Gunung Agung Kembali Erupsi, Warga Diimbau untuk Lakukan Ini

Baca: Seperti Ini Reaksi Tubuh Anda Saat Menyeruput Secangkir Kopi

Baca: Uang Miliaran Dihasilkan Mucikari VA Selama 2018, Lima Artis Akan Segera Diperiksa, Ini Inisialnya

Korban kedua adalah Viorentin Supimay Liani Agustina 9 tahun asal Banjar Sari, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Jembrana.

Kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh Kelian Banjar Dinas Bonian, I Wayan Suasta (36).

"Kejadiannya tadi (kemarin) sore saat merek mandi ke kolam sebuah hotel," kata Kapolsek Selemadeg, AKP I Made Budi Astawa, Kamis (10/1/2019).

AKP Budi meceritakan, sekitar pukul 15.00 Wita, dua korban bersama temannya datang ke kolam hotel usai belajar kelompok di rumah temannya bernamanya Elsi.

Kebetulan salah satu orang tua saksi Elsi merupakan karyawan hotel tersebut.

"Mungkin mereka jenuh setelah belajar kelompok, sehingga mengajak untuk berenang."

"Kebetulan juga saksi (Elsi) merupakan anak dari salah satu karyawan hotel," tuturnya.

Namun, kata dia, saksi Elsi ini sempat melarang untuk berenang.

Dan larangan tersebut tak digubris oleh dua korban.

Karena sedikit terpaksa, saksi lantas mengikuti kedua korban ke kolam renang yg dalamnya sekira 2.4 meter. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved