Kebangkrutan Perusda Berujung Nonjobnya 10 Pegawai, Gaji Selama 8 Bulan Belum Dibayar

Sebanyak 10 pegawai yang bekerja di Perusahaan Daerah (Perusda) Kabupaten Jembrana diberhentikan

Kebangkrutan Perusda Berujung Nonjobnya 10 Pegawai, Gaji Selama 8 Bulan Belum Dibayar
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
SAMPAIKAN PROTES - Pegawai Perusda yang diberhentikan menggeruduk Dinas Penanaman Modal Jembrana, Rabu (9/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Sebanyak 10 pegawai yang bekerja di Perusahaan Daerah (Perusda) Kabupaten Jembrana diberhentikan.

Keputusan ini pun dianggap sepihak.

Puncaknya, mereka menggeruduk Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Jembrana, Rabu (9/1/2019).

Pantauan Tribun Bali, tujuh mantan pegawai datang untuk mengadukan masalah ini.

Meraka menyampaikan tuntutannya ihwal kejelasan status.

"Kedatangan kami adalah meminta supaya masalah ini segera diselesaikan,” ucap satu mantan pegawai Perusda Jembrana, Yunita Prihatini.

Selain kepastian status, tuntutan kedua soal gaji yang belum dibayar selama delapan bulan pada 2018 lalu.

Kemudian tuntutan terakhir adalah tanggung Pemkab Jembrana atas keputusan itu karena pegawai adalah aset dari Perusda.

Mantan pegawai Perusda lainnya, Putu Gede Yuniarta menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Jembrana selaku pemilik perusahaan untuk bertanggungjawab atas dinonjobkannya 10 pegawai.

"Rata-rata 10 tahun lebih kami bekerja. Kenapa diperlakukan seperti ini, kami minta kejelasan dan pertanggungjawaban," pintanya.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved