Pemkot Sebut di Denpasar Tak Ada Lokalisasi

Walaupun beberapa tempat di Denpasar ada tempat esek-esek, menurut Kadis Sosial hal itu baru disinyalir saja dan bukan lokalisasi

Pemkot Sebut di Denpasar Tak Ada Lokalisasi
Tribun Bali/I Putu Supartika
Kadis Sosial Kota Denpasar, I Made Mertajaya. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - "Kami dengan semua OPD terkait sepakat bahwa di Denpasar tak ada lokalisasi," kata Kadis Sosial Kota Denpasar, I Made Mertajaya saat ditemui dalam acara re-launching Rumah Berdaya, Sesetan, Kamis (10/1/2019).

Walaupun beberapa tempat di Denpasar ada tempat esek-esek, namun menurutnya hal itu baru disinyalir saja dan bukan lokalisasi.

"Tempat-tempat itu kan yang disinyalir sebagai tempat prostitusi bukan lokaslisasi," katanya lagi.

Terkait jumlah PSK di Denpasar, pihaknya mengaku tidak mendata secara serius.

Jika ada PSK terjaring razia oleh Satpol PP, baru pihaknya akan melakukan pembinaan sebelum dipulangkan.

"Ketika terjaring oleh Satpol PP, sebelum pemulangan ada pembinaan mental dengan harapan mereka berubah dan tak mengulanginya lagi," katanya.

Menurutnya, selama tahun 2018 pihaknya memulangkan sebanyak 15 PSK dari luar Denpasar.

"Begitu ada penjaringan langsung pulangkan. Kita pulangkan dan berharap mereka tidak kembali. Tapi pemantauannya susah apalagi mereka ada jaringannya," katanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved