Ritual Mapepada dalam Panca Bali Krama Pura Lempuyang, Penyucian Roh Binatang Persembahan

Ritual Mapepada bertujuan untuk memohon agar semua binatang yang dipakai sebagai sarana upacara tersucikan

Ritual Mapepada dalam Panca Bali Krama Pura Lempuyang, Penyucian Roh Binatang Persembahan
Tribun Bali/Saiful Rohim
Krama menggelar upacara mapepada di Pantai Amed, Rabu (9/1/2019). Upacara digelar dalam rangkaian Panca Bali Krama di Pura Sad Kahyangan Lempuyang. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Ritual Mapepada Segara Kertih Karya Panca Bali Krama Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur digelar di Pantai Amed, Kecamatan Abang, Karangasem, Rabu (9/1/2019).

Ritual ini untuk memohon agar semua binatang yang dipakai sebagai sarana upacara tersucikan.

Ketua Panitia Karya sekaligus Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa menjelaskaan dengan ritual mapepada, ketika lahir atau reikarnasi nanti, binatang tersebut bisa meningkatkan statusnya menjadi makhluk yang lebih tinggi derajatnya.

"Mapepada berasal dari kata 'pada' yang berarti kaki atau bumi. Tujuannya untuk menyucikan segala binatang yang akan digunakan untuk persembahan saat pecaruan segara kertih rangkaian upacara Panca Bali Krama," ungkapnya.

Sejumlah binatang yang digunakan di antaranya kerbau kelau, kerbau hitam, kerbau putih, sapi, kambing, ayam manca warna, angsa, anjing bangbumkem, bebek belang kalung,  bebek bulu sikep, bebek cemani, babi hitam, penyu, kijang, petu, dan binatang lainnya.

Setelah melangsungkan upacara mapepada di Pura Segara Amed, binatang diarak mengelilingi Pura Segara Amed.

Setelahnya binatang-binatang tersebut  dibagi ke masing - masing desa adat untuk dibuatkan sesaji pada saat upacara segara kertih.

Ritual ini dihadiri warga setempat, Camat Abang, Kabag Kesra, dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Panitia berharap prosesi upacara Panca Bali Krama bisa berjalan dengan lancar hingga panyineban.

Untuk prosesi melasti Panca Bali Krama rencana digelar 11 Januari 2019. Diperkirakan pamedek yang akan mengikuti atau pengiring saat prosesi melasti  mencapai 10.000 orang dari seluruh Bali. (*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved