Berkesenian Tak Bisa Digantikan Robot, Spensapura Art Festival Perkokoh Budaya Hadapi Industri 4.0

Spensapura Art Festival ini rutin digelar setiap tahun dan bertujuan untuk memberikan pendidikan karakter bagi siswa di bidang kesenian

Berkesenian Tak Bisa Digantikan Robot, Spensapura Art Festival Perkokoh Budaya Hadapi Industri 4.0
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Pembukaan Spensapura Art Festival di Balai Budaya Klungkung, Jumat (11/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Ribuan siswa menghadiri Pembukaan Spensapura Art Festival di Balai Budaya Klungkung, Jumat (11/1/2019).

Kagiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pendidikan karakter pada siswa untuk memperkokoh seni dan budaya Bali dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

"Siswa siswi sejak saat ini kita siapkan untuk menghadapai revolusi industri 4.0. Setidaknya, hanya aktivitas berkesenian yang tidak tergantikan oleh robot," ujar Kepala Sekolah SMPN 1 Semarapura, I Nyoman Karyawan

Nyoman Karyawan mengungkapkan, Spensapura Art Festival ini rutin digelar setiap tahun dan bertujuan untuk memberikan pendidikan karakter bagi siswa di bidang kesenian.

Dalam gelaran tahun ini, kegaitan berfokus pada tema perkuat pendidikan karakter untuk memperkokoh seni dan budaya Bali dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

"Sejak dini kita sudah persiapkan mereka (siswa dan siswi) untuk menghadapai revolusi industri 4.0. Setidaknya dengan mempersiapkan diri sejak dini, mereka bisa bersaing dengan negara lain. Dan tentu tidak menjadi pecundang, karena memiliki karakter yang kuat dalam berkesenian," jelasnya.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya menyampaikan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan generasi muda Klungkung yang berkarakter dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Dalam penjelasannya, industri 4.0 akan membawa perubahan besar dalam aspek kehidupan manusia.

Seperti robot yang menggantikan peran manusia, kegiatan yang dapat dilakukan dengan print 3 Dimensi, perkembangan internet yang membuat semua terasa dekat, serta pemanfaatan data page dalam setiap kegiatan manusia.

"Kita siapkan mereka (siswa-siswi) sejak dini, sehingga mereka bisa bersaing dalam menghadapi revolusi industri generasi keempat ini," tegasnya (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved