Hadiri Upacara Nyineb di Karya Agung Pura Dasar Bhuana Gelgel, Ini yang Diharapkan Suwirta

Bupati Klungkung bersama Ny.Ayu Suwirta menghadiri upacara Nyineb, Nuwek,Mendem Bagia Pulakerti lan Penyejeg Gumi di Pura Kahyangan Jagat Dasar Bhuana

Hadiri Upacara Nyineb di Karya Agung Pura Dasar Bhuana Gelgel, Ini yang Diharapkan Suwirta
Pemkab Klungkung
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Ny. Ayu Suwirta menghadiri upacara Nyineb, Nuwek, Mendem Bagia Pulakerti lan Penyejeg Gumi di Pura Kahyangan Jagat Dasar Bhuana Gelgel, Jumat (11/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Ny. Ayu Suwirta menghadiri upacara Nyineb, Nuwek, Mendem Bagia Pulakerti lan Penyejeg Gumi di Pura Kahyangan Jagat Dasar Bhuana Gelgel, Jumat (11/1/2019).

Upacara ini merupakan prosesi ke 32 dari 33 rangkaian kegiatan Upacara Karya Agung Mamungkah, Nubung Pedagingan, Ngenteg Linggih, Pedudusan Agung, Tawur Panca Wali Krama, Mahayu Jagat, dan Marisuda Gumi yang puncak upacaranya telah dilaksanakan Senin 31 Desember 2018 lalu.

Bupati Suwirta menyampaikan setelah pelaksanaan upacara karya yang merupakan tingkat utamaning utama ini diharapkan senantiasa tercipta kedamaian, mengembalikan vibrasi pura untuk menjaga ke-ajeg-an Desa Gelgel, Jagad Bali dan Nusantara pada umumnya.

“Sama halnya dengan Pemda Klungkung dengan spirit GEMA SANTI, seluruh rangkaian upacara karya utama ini diharapkan akan tercipta kedamaian terhadap seluruh umat manusia serta alam dan isinya, serta mengembalikan vibrasi Pura Dasar Bhuana untuk menjaga keajegan Desa Gelgel, Jagad Bali dan Nusantara pada umumnya,” ujar Bupati Suwirta.

Ditambahkan pula, pemerintah daerah berkomitmen akan selalu men-suport setiap kegiatan Upacara Yadnya semacam ini sesuai kemampuan pemerintah.

Pangenter Upacara Dewa Soma mengatakan upacara Nyineb, Nuwek, Mendem Bagia Pulakerti lan Penyejeg Gumi ini dilaksanakan secara bersamaan dengan di Pura Bale Agung, Melanting, Pusering Jagad, Pura Yasa dan Taman Beji.

Prosesi dipuput oleh tujuh orang pedanda ring dasar buana dan masing masing Pura oleh seorang pedanda.

Sementara itu di hari yang sama, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta bersama Ny, Sri Kasta menghadiri upacara Mecaru Lan Melaspas Alit di Pura Taman Puncak Sari Desa Akah.

Baca: TRIBUN WIKI : Inilah 6 Pura Kuno yang Paling Mengagumkan di Pulau Bali

Baca: Ritual Mapepada dalam Panca Bali Krama Pura Lempuyang, Penyucian Roh Binatang Persembahan

Baca: Terkait Panca Wali Krama di Pura Besakih, PHDI Bali: Dilarang Ngaben Mulai 20 Januari

Wabup Kasta yang juga mantan Bendesa Pakraman Desa Akah ini berharap agar pujawali yang akan datang masyarakat bisa selalu bersemangat dan tulus ikhlas untuk ngayah di Pura, sehingga pujawali nanti bisa berjalan lancar.

“Selalu tanamkan rasa semangat dan tulus ikhlas ngayah di Pura,” harapnya.

Pemkab Klungkung telah berkomitmen hadir di setiap upacara Dewa Yadnya, Bupati maupun Wakil Bupati akan menyempatkan diri bertatap muka dan berbincang-bincang, turun bermasyarakat memenuhi undangan masyarakat di sela-sela kesibukan melaksanakan tugas kedinasan.

Di kepemimpinan periode kedua ini, Bupati Suwirta akan lebih banyak dan selalu berupaya menghadiri setiap undangan Dewa Yadnya masyarakat Klungkung. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved