Hanya Karena Tak Diberi Ini, Suami Pukul Kepala Istrinya Pakai Linggis Hingga Dapatkan 15 Jahitan

Lalu pelaku melakukan pemukulan terhadap isterinya menggunakan besi linggis dibagian kepalanya.

Hanya Karena Tak Diberi Ini, Suami Pukul Kepala Istrinya Pakai Linggis Hingga Dapatkan 15 Jahitan
Sriwijaya Post/Ahmad Farozi
Tersangka Tambi berikut barang bukti alat linggis yang kini diamankan petugas di Polsek Lubuklinggau Barat 

TRIBUN-BALI.COM, LUBUKLINGGAU - Apa yang dilakukan Tambi (30) warga Jalan Garuda RT05 Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I, cukup kejam.

Karena persoalan sepele terjadi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan itu tega memukuli kepala istrinya sendiri, Willy (22) pakai linggis.

Kasus KDRT ini terjadi Kamis (10/1/2019) sekitar pukul 18.00.

Dan dilaporkan ke Polsek Lubuklinggau Barat dengan dasar laporan polisi Nomor: LP / B -05 / I / 2019 Sek Brt tanggal 10 Januari 2019.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat Iptu Sofian Hadi mengungkapkan, setelah mendapatkan laporan dari pihak korban, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

Setelah keberadaan pelaku diketahui, selanjutnya anggota Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat langsung melakukan penangkapan.

"Setelah menerima laporan, langsung lakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan pelaku. Menurut informasi warga bahwa pelaku sedang berada dirumahnya.

Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap tanpa perlawanan dan pelaku kemudian dibawa ke Polsek Lubuklinggau Barat guna pemeriksaan lebih lanjut," kata Iptu Sofian Hadi, Jumat (11/1/2019).

Adapun kronologis kejadian KDRT tersebut, dijelaskan Iptu Sofian Hadi, karena pelaku kes dengan isterinya.

Karena saat pelaku meminta uang kepada isterinya, tapi tidak diberikan.

Lalu pelaku melakukan pemukulan terhadap isterinya menggunakan besi linggis dibagian kepalanya.

Akibatnya, korban mengalami luka parah dibagian kepala depan dan belakang dengan 15 jahitan.

"Pelaku mengaku kesal dengan korban yang tidak mau memberikan uang yang diminta pelaku. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka pada bagian kepala depan dan belakang mendapat 15 jahitan. Setelah kejadian, korban dirawat inap di RSUD Sobirin," kata Iptu Sofian Hadi. (Ahmad Farozi)

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved