Klaim Pengungsi Belum Dibayar, Begini Respons Dirut RSUD Klungkung

RSUD Klungkung mengeluarkan dana sekitar Rp.1,6 Miliar untuk menalangi tanggungan medis bagi pengungsi asal Karangasem terdampak erupsi Gunung Agung

Klaim Pengungsi Belum Dibayar, Begini Respons Dirut RSUD Klungkung
TRIBUN BALI/EKA MITA SUPUTRA
Pengungsi erupsi Gunung Agung ketika dirawat di RSUD Klungkung beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - RSUD Klungkung  mengeluarkan dana sekitar Rp.1,6 Miliar untuk menalangi tanggungan medis bagi pengungsi asal Karangasem terdampak erupsi Gunung Agung sejak tahun 2017 lalu.

Namun hingga saat ini, pihak RSUD Klungkung belum mendapat kejelasan terkait pembayaran klaim tanggungan medis tersebut.

"Sampai saat ini dana itu belum ada kejelasan ke kami. Padahal kami sangat membutuhkan dana itu," ujar Dirut RSUD Klungkung dr I Nyoman Kesuma, Jumat (11/1/2019)

Ia menjelaskan, sudah beberapa kali berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan Pemkab Karangasem untuk mempertanyakan siapa yang akan membayar dana tersebut.

Namun pihak RSUD Klungkung selalu mendapat jawaban jika pencairan dana itu masih berproses di pusat.

"Katanya berproses, tapi kami tidak tau prosesnya sampai mana dan kapan carinya," jelasnya.

Baca: Gunung Agung Erupsi 4 Menit, PVMBG Sebut Belum Ada Indikasi Erupsi Lebih Besar

Baca: Detik-detik Erupsi, Ini Pengakuan Jro Mangku yang Ada di Radius 5 Km dari Puncak Gunung Agung

Baca: RSUD Klungkung dan Sanjiwani Kini Terapkan Inovasi Pelayanan Bagi Peserta JKN-KIS

Menerima jawaban seperti itu, pihak RSUD Klungkung berinisiatif ke Jakarta untuk menghadap BNPB (Badan Nasional Penanganan Bencana).

Pihak RSUD ingin mempertanyakan perihal proses pencairan dana itu.

"Kami ingin kejelasan, dan bertanya mungkin saja ada kekurangan secara administrasi yang harus kami lengkapi. Karena terkait klaim pengungsi ini, ada dari pihak BPJS lakukan verifikasi bulan Agustus dan September lalu. Datang saja ke rumah sakit, tapi klaimnya sampai sekarang belum cair," ungkapnya

Berdasarkan data RSUD Klungkung,  kualifikasi kesehatan bagi pengungsi krisis Gunung Agung asal Karangasem yang sudah terlayani, yakni bayi 441 jiwa, balita 2.196 jiwa, ibu hamil 137 jiwa, lansia 4.918 jiwa, dewasa/umum 10.463 jiwa, pasien rujukan 107 jiwa, totalnya 19.560 jiwa.

Total klaim pelayanan pasien pengungsi Gunung Agung sebesar Rp 1.533.093.000, dengan rincian, klaim rawat jalan Rp 452.424.800,dan klaim Rawat Inap Rp 1.080.668.200.

Untuk total klaim pelayanan jenazah pengungsi Gunung Agung sebesar Rp 11.425.000. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved