Orangtua Syok & Histeris di Dekat Jenazah 2 Bocah Tewas Tenggelam di Tabanan, Begini Kronologinya

Orangtua dari Ni Komang Vika Putri (11) menangis histeris sejadi-jadinya di pinggir kolam renang Hotel Luxindo Bintang Laut,

Orangtua Syok & Histeris di Dekat Jenazah 2 Bocah Tewas Tenggelam di Tabanan, Begini Kronologinya
dok Polsek Selemadeg
Dua korban tenggelam dibaringkan di pinggir kolam renang hotel di Banjar Dinas Bonian, Desa Antap, Selemadeg, Tabanan, Kamis (10/1/2019) sore. Orangtua dan kerabat tampak syok dengan peristiwa nahas dan memilukan ini. 

Menurut Budi, saksi Elsi sempat melarang kedua korban untuk berenang. Tapi larangan tersebut tak digubris.

Karena sedikit terpaksa, saksi lantas mengikuti kedua korban ke kolam renang yang dalamnya sekira 2,4 meter.

"Sampai di TKP, kedua korban langsung terjun ke kolam renang tanpa diperhatikan oleh saksi karena duduk di kursi yang jaraknya sekitar 3 meter," ungkapnya.

Ketika saksi menengok ke arah kolam, kedua korban tampak tak berenang. Karena penasaran saksi pun menuju bibir kolam dan justru melihat kedua korban dalam keadaan tenggelam.

"Saksi juga sempat berusaha untuk menolong, namun karena tidak bisa berenang, saksi langsung berlari minta bantuan ke kakaknya yang bernama Jimy," tuturnya.

Sejurus kemudian Jimy langsung menceburkan diri untuk menolong keduanya.

Jimy berhasil meraih tubuh para korban, ia pun langsung mengangkatnya keluar kolam. Namun nyawa keduanya sudah tak tertolong.

Kapolsek menyatakan meninggalnya keduanya bocah ini karena tak bisa berenang. "Korban lemas dan tenggelam di dalam kolam," tandasnya.

Tadi malam, jenazah Komang Vika Putri sudah dibawa ke rumah duka di Banjar Bonian, Desa Antap, sedangkan korban Viorentin Supimay dibawa ke kampung halamannya di Lumajang, Jawa Timur. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved